---
title: "Bagaimana harga ETF ditentukan? Memahami NAV, iNAV, dan selisih harga"
locale: id
category: knowledge_base
category_name: "Basis Pengetahuan"
translation_status: machine
license: cc_by
source_url: https://injoys.com/en/articles/how-etf-prices-are-determined-nav-inav-premium-discount
published_at: 2026-07-06T10:42:07+09:00
---

# Bagaimana harga ETF ditentukan? Memahami NAV, iNAV, dan selisih harga

> ETF diperdagangkan secara real-time selama jam perdagangan seperti halnya saham, namun harganya harus dipahami berdasarkan NAV (Nilai Aktiva Bersih), yang merupakan nilai aset yang dimiliki, dan iNAV (Nilai Aktiva Bersih Perkiraan), yang merupakan perkiraan nilai selama jam perdagangan. Harga pasar dapat berbeda dari NAV tergantung pada penawaran dan permintaan, sehingga penting untuk memeriksa selisih harga serta peran LP.

## Key Points

- NAV ETF adalah nilai aset bersih—yang diperoleh dengan mengurangkan liabilitas dari aset yang dimiliki ETF—yang dibagi dengan jumlah saham yang diterbitkan ETF, sehingga menghasilkan nilai per saham.
- Karena ETF diperdagangkan secara real-time selama jam perdagangan, investor tidak hanya mengacu pada NAV yang dihitung sekali sehari, tetapi juga pada iNAV, yaitu perkiraan nilai selama jam perdagangan.
- Karena harga pasar ETF ditentukan oleh pesanan beli dan jual, harga tersebut mungkin untuk sementara waktu berbeda dari iNAV atau NAV.
- Jika harga pasar lebih tinggi daripada nilai riilnya, hal itu disebut premi; sebaliknya, jika lebih rendah, disebut diskon; dan selisih antara keduanya yang dinyatakan dalam bentuk rasio disebut tingkat selisih.
- LP atau pembuat pasar memberikan penawaran beli dan jual untuk membantu memastikan harga ETF tidak menyimpang terlalu jauh dari nilai aset dasarnya.

## Pemahaman Sekilas

ETF (Exchange-Traded Fund) adalah reksa dana yang dapat dibeli dan dijual secara real-time di bursa, layaknya saham. Sekilas, harga ETF tampak ditentukan oleh pesanan pembeli dan penjual seperti halnya harga saham, namun ada satu kriteria penting lain yang membedakan ETF dari saham biasa, yaitu nilai aset yang sebenarnya dimiliki oleh ETF.

Untuk memahami harga ETF dengan benar, Anda harus membedakan tiga hal berikut.

1. **NAV**: Harga acuan yang menunjukkan berapa nilai aset bersih yang sebenarnya dimiliki oleh 1 saham ETF
2. **iNAV**: Perkiraan nilai aset bersih ETF secara real-time selama jam perdagangan
3. **Harga Pasar**: Harga yang sebenarnya dibeli dan dijual oleh investor di bursa

Ketiga harga ini saling terkait, tetapi tidak selalu sama persis.

## Istilah-istilah Penting untuk Memahami Harga ETF

| Istilah | Arti | Kapan Penting |
|---|---|---|
| NAV | Net Asset Value, nilai aset bersih per 1 saham ETF | Memeriksa nilai acuan ETF |
| iNAV | Indicative NAV, perkiraan nilai aset bersih selama sesi perdagangan | Menentukan harga yang wajar saat perdagangan real-time |
| Harga Pasar | Harga ETF yang benar-benar tertransaksi di bursa | Harga aktual yang digunakan investor untuk membeli dan menjual |
| Rasio Selisih | Nilai yang menunjukkan selisih antara harga pasar dan NAV atau iNAV dalam bentuk rasio | Menilai apakah ETF diperdagangkan dengan harga mahal atau murah |
| LP | Liquidity Provider, Penyedia Likuiditas | Menyediakan penawaran beli dan jual untuk mendukung perdagangan dan stabilitas harga |

## 1. ETF Memiliki Harga Acuan, yaitu NAV

Harga saham pada umumnya pada dasarnya ditentukan oleh pesanan beli dan jual yang diajukan investor di pasar. Meskipun faktor-faktor seperti kinerja perusahaan, suku bunga, dan prospek industri memengaruhi harga, harga transaksi itu sendiri terbentuk berdasarkan penawaran dan permintaan di pasar.

ETF juga diperdagangkan secara real-time di bursa, tetapi ETF memiliki harga acuan yang berbeda dari saham. Karena ETF adalah reksa dana yang terdiri dari berbagai saham, obligasi, komoditas, dan aset likuid, nilai aset yang dimilikinya dapat dihitung. Nilai yang digunakan dalam perhitungan ini adalah **NAV (Net Asset Value, Nilai Aktiva Bersih)**.

### Rumus dasar perhitungan NAV

NAV umumnya dihitung dengan cara berikut.

> **Nilai aset bersih keseluruhan ETF = Nilai aset yang dimiliki ETF - Kewajiban**  
> **NAV per saham ETF = Nilai aset bersih keseluruhan ETF ÷ Jumlah saham ETF yang diterbitkan**

Misalnya, jika total nilai aset yang dimiliki suatu ETF adalah 100 miliar won, tidak ada liabilitas, dan jumlah saham ETF yang diterbitkan adalah 10 juta saham, perhitungannya adalah sebagai berikut.

| Item | Jumlah atau Kuantitas |
|---|---:|
| Nilai aset yang dimiliki ETF | 100 miliar won |
| Kewajiban | 0 won |
| Nilai Aktiva Bersih | 100 miliar won |
| Jumlah saham ETF yang diterbitkan | 10 juta saham |
| NAV per saham | 10.000 won |

Dalam hal ini, secara teoritis 1 saham ETF dapat dianggap memiliki nilai aset bersih sebesar 10.000 won.

## 2. NAV biasanya dihitung sekali sehari

NAV merupakan harga acuan resmi ETF, tetapi umumnya dihitung sekali sehari setelah pasar tutup berdasarkan harga aset yang dimiliki. Masalahnya adalah ETF terus diperdagangkan selama sesi perdagangan berlangsung.

Misalnya, investor yang ingin membeli ETF pada pukul 10.00 pagi akan kesulitan mengambil keputusan pembelian hanya dengan melihat NAV berdasarkan harga penutupan hari sebelumnya. Hal ini karena harga saham atau obligasi yang terkandung dalam ETF terus berubah selama sesi perdagangan berlangsung.

Oleh karena itu, selama jam perdagangan, **iNAV (indicative NAV)** juga digunakan.

## 3. iNAV adalah perkiraan nilai real-time selama jam perdagangan

**iNAV** adalah indikator selama jam perdagangan yang memperkirakan nilai ETF pada saat itu. iNAV dihitung berulang kali selama jam perdagangan untuk mencerminkan perubahan harga aset yang dimiliki ETF.

Melalui iNAV, investor dapat menilai hal-hal berikut:

- Apakah ETF diperdagangkan mendekati nilai riilnya saat ini
- Apakah harga pasar ETF lebih mahal daripada nilai aset dasarnya
- Apakah harga pasar ETF lebih murah daripada nilai aset dasarnya
- Apakah harga beli dan jual selama sesi perdagangan tidak terlalu merugikan

Namun, iNAV juga hanyalah ‘perkiraan’. Terutama pada ETF yang berisi aset luar negeri, ETF yang berisi aset dari pasar dengan jam perdagangan berbeda, serta ETF yang berisi aset dengan likuiditas rendah, dapat terjadi perbedaan antara iNAV dan nilai riil yang dirasakan.

## 4. Harga pasar ETF ditentukan oleh pesanan beli dan jual

Harga transaksi aktual ETF ditentukan di papan pesanan bursa, sama seperti saham. Artinya, ketika pesanan beli dan pesanan jual yang diajukan investor bertemu, transaksi terjalin, dan harga penutupan tersebut menjadi harga pasar.

Oleh karena itu, harga pasar ETF tidak selalu sama dengan NAV atau iNAV.

Misalnya, meskipun iNAV suatu ETF selama sesi perdagangan adalah 10.000 won, ETF tersebut dapat diperdagangkan di pasar sebagai berikut.

| iNAV | Harga Pasar | Status | Arti |
|---:|---:|---|---|
| 10.000 won | 10.100 won | Premi | Ditransaksikan 1% lebih mahal dari nilai estimasi |
| 10.000 won | 9.900 won | Diskon | Ditransaksikan 1% lebih murah dari nilai estimasi |
| 10.000 won | 10.000 won | Setara | Harga hampir sama dengan nilai estimasi |

Harga pasar dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut.

- Permintaan dan penawaran beli/jual terhadap ETF itu sendiri
- Volatilitas harga aset dasar
- Volume perdagangan ETF dan selisih harga penawaran
- Likuiditas aset yang dimiliki
- Perbedaan waktu perdagangan antara pasar luar negeri dan pasar domestik
- Fluktuasi nilai tukar
- Kondisi penawaran harga oleh LP saat pasar bergejolak

## 5. Rasio selisih menunjukkan seberapa besar perbedaan harga ETF dengan nilai acuan

**Rasio selisih** adalah nilai yang menunjukkan seberapa besar perbedaan harga pasar ETF dengan NAV atau iNAV, dinyatakan dalam bentuk rasio.

Secara umum, hal ini dapat dipahami sebagai berikut.

> **Rasio selisih = (Harga pasar - Nilai acuan) ÷ Nilai acuan × 100**

Di sini, nilai acuan dapat berupa NAV atau iNAV, tergantung pada situasinya. Selama sesi perdagangan, iNAV sering digunakan sebagai acuan untuk menilai apakah harga pasar sedang overvalued atau undervalued.

### Contoh rasio selisih

| Nilai acuan | Harga pasar | Perhitungan | Rasio selisih | Interpretasi |
|---:|---:|---:|---:|---|
| 10.000 won | 10.100 won | 100 ÷ 10.000 × 100 | +1,0% | Diperdagangkan lebih mahal daripada nilai acuan |
| 10.000 won | 9.900 won | -100 ÷ 10.000 × 100 | -1,0% | Ditransaksikan lebih murah dari nilai acuan |

Jika selisih harga besar, investor dapat melakukan transaksi yang merugikan sebagai berikut.

- Dapat membeli ETF dengan harga lebih mahal dari nilai sebenarnya
- Dapat menjual ETF dengan harga lebih murah daripada nilai sebenarnya
- Saat melakukan perdagangan jangka pendek, kerugian dapat terjadi hanya karena selisih harga

Oleh karena itu, saat memperdagangkan ETF, sebaiknya tidak hanya melihat tingkat kenaikan dibandingkan hari sebelumnya, tetapi juga memeriksa apakah harga pasar saat ini sangat jauh dari iNAV.

## 6. LP membantu mencegah harga ETF menyimpang secara berlebihan

Pasar ETF biasanya melibatkan **LP (Liquidity Provider, Penyedia Likuiditas)** atau pembuat pasar. LP berperan dalam menyediakan likuiditas agar investor dapat bertransaksi dengan cara memberikan penawaran beli dan jual untuk ETF.

Peran utama LP adalah sebagai berikut.

- Menyediakan penawaran harga beli dan jual agar investor dapat dengan mudah membeli dan menjual ETF
- Mendukung agar harga pasar ETF tidak menyimpang terlalu jauh dari nilai aset dasarnya
- Berkontribusi agar selisih antara harga beli dan harga jual, atau yang disebut spread, tidak melebar secara berlebihan

Misalnya, jika iNAV ETF sebesar 10.000 won tetapi harga pasar naik hingga 10.200 won, LP dapat mengajukan harga jual untuk meredam kenaikan harga tersebut. Sebaliknya, jika harga pasar ETF turun hingga 9.800 won, LP dapat mengajukan penawaran beli untuk mengurangi tingkat penurunan harga.

Namun, keberadaan LP tidak menjamin bahwa harga ETF akan selalu sama persis dengan iNAV. Dalam situasi seperti perubahan pasar yang drastis, kurangnya likuiditas aset dasar, penutupan pasar luar negeri, fluktuasi nilai tukar yang tajam, atau volume perdagangan yang rendah, selisih harga dapat melebar.

## 7. Harga ETF juga disesuaikan melalui ‘mekanisme arbitrase’

ETF umumnya memiliki mekanisme yang berfungsi untuk mengurangi selisih antara harga pasar dan nilai aset bersih (iNAV). Contoh utamanya adalah mekanisme penciptaan dan penebusan ETF serta mekanisme arbitrase.

Secara konseptual, hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut.

- Jika harga ETF lebih tinggi daripada nilai aset dasarnya, pelaku pasar memiliki insentif untuk mengurangi selisih harga tersebut dengan cara menciptakan ETF baru atau menjual ETF.
- Jika harga ETF lebih rendah daripada nilai aset dasarnya, maka para pelaku pasar memiliki insentif untuk membeli ETF atau memanfaatkan mekanisme penebusan guna mengurangi selisih harga tersebut.

Karena struktur ini, harga pasar ETF cenderung lebih mendekati nilai aset bersihnya dibandingkan dengan reksa dana tertutup pada umumnya. Namun, hal ini pun tidak selalu berfungsi dengan sempurna tergantung pada kondisi pasar.

## 8. Indikator yang Perlu Diperhatikan Saat Melihat Harga ETF

Sebelum membeli atau menjual ETF, disarankan untuk memeriksa indikator-indikator berikut ini.

| Item yang Perlu Diperiksa | Mengapa Penting |
|---|---|
| Harga Saat Ini | Menunjukkan harga pasar aktual yang dapat dieksekusi |
| iNAV | Patokan untuk membandingkan dengan nilai aktiva bersih yang diperkirakan selama sesi perdagangan |
| Rasio selisih | Menilai apakah ETF lebih mahal atau lebih murah daripada nilai sebenarnya |
| Harga penawaran beli dan jual | Memeriksa kondisi harga aktual saat melakukan transaksi langsung |
| Selisih harga | Mempengaruhi biaya transaksi |
| Volume Perdagangan | Mengukur likuiditas dan kemungkinan eksekusi |
| Pergerakan Indeks Dasar | Memeriksa penyebab utama fluktuasi harga ETF |
| Nilai Tukar | Variabel harga penting pada ETF aset luar negeri |

## 9. Apakah Premi dan Diskon Selalu Menjadi Peluang Investasi?

Hanya karena ETF diperdagangkan lebih murah daripada iNAV, bukan berarti itu selalu merupakan peluang beli yang baik. Sebaliknya, hanya karena harganya lebih mahal daripada iNAV, bukan berarti ETF tersebut harus dihindari.

Dalam situasi berikut, Anda harus berhati-hati dalam menafsirkan rasio selisih.

### ETF Aset Luar Negeri

Selama jam perdagangan di dalam negeri, pasar aset dasar luar negeri mungkin sedang tutup. Pada saat ini, harga pasar ETF tidak hanya mencerminkan harga terakhir aset dasarnya, tetapi juga dapat mencerminkan perkiraan investor mengenai pergerakan pasar luar negeri selanjutnya dan ekspektasi nilai tukar.

### ETF Obligasi

Penentuan harga obligasi secara real-time terkadang kurang aktif dibandingkan dengan saham. Beberapa ETF obligasi mungkin mengalami selisih antara harga penilaian obligasi yang dimiliki dan harga aktual yang dapat diperdagangkan.

### Saat pasar anjlok atau melonjak tajam

Jika pasar bergejolak, harga aset dasar ETF, nilai tukar, penawaran, dan pesanan investor akan berfluktuasi secara bersamaan. Dalam hal ini, selisih harga dapat membesar untuk sementara waktu.

### ETF dengan Volume Perdagangan Rendah

ETF dengan volume perdagangan rendah dan likuiditas tipis dapat mengalami pergerakan harga yang signifikan bahkan akibat pesanan dalam jumlah kecil. Dalam hal ini, pesanan harga tertentu mungkin lebih cocok daripada pesanan harga pasar.

## 10. Hal-hal yang Perlu Diingat oleh Investor ETF dalam Praktik

Harga ETF sulit dinilai hanya berdasarkan harga saat ini yang terlihat di layar. Terutama saat melakukan perdagangan jangka pendek atau bertransaksi dalam jumlah besar, Anda harus memeriksa NAV, iNAV, tingkat selisih harga, dan spread penawaran secara bersamaan.

Daftar periksa praktisnya adalah sebagai berikut.

- Apakah harga saat ini terlalu tinggi atau terlalu rendah dibandingkan iNAV?
- Apakah tingkat selisih tidak melebar secara signifikan dibandingkan biasanya?
- Apakah selisih antara harga penawaran beli dan harga penawaran jual tidak terlalu besar?
- Apakah volume perdagangan cukup?
- Jika ETF tersebut beraset luar negeri, apakah Anda telah mempertimbangkan nilai tukar dan perbedaan waktu pasar luar negeri?
- Apakah ini situasi di mana pesanan harga tetap lebih tepat daripada pesanan harga pasar?
- Apakah Anda telah memprioritaskan indeks acuan ETF dan tujuan investasi daripada selisih harga jangka pendek?

## Kesimpulan

Harga ETF harus dipahami dalam dua lapisan. Yang pertama adalah **NAV dan iNAV**, yaitu nilai aset yang sebenarnya dimiliki oleh ETF, sedangkan yang kedua adalah **harga pasar** yang terbentuk di bursa berdasarkan pesanan investor.

Harga pasar ETF umumnya bergerak mendekati nilai aset dasarnya, tetapi dapat berada dalam kondisi premi atau diskon tergantung pada penawaran dan permintaan serta kondisi pasar. Indikator yang menunjukkan perbedaan ini adalah tingkat selisih, dan LP serta struktur arbitrase membantu mencegah selisih tersebut melebar secara berlebihan.

Oleh karena itu, saat memperdagangkan ETF, penting untuk tidak hanya melihat harga saat ini, tetapi juga memeriksa **iNAV, tingkat selisih, penawaran dan permintaan, volume perdagangan, serta kondisi aset dasar** secara bersamaan.

## FAQ

### Apakah harga ETF ditentukan hanya oleh penawaran dan permintaan seperti halnya saham?
Tidak. Harga perdagangan aktual ETF ditentukan oleh penawaran dan permintaan beli-jual, namun ETF memiliki NAV (Nilai Aktiva Bersih), yang merupakan nilai aset yang dimiliki, dan iNAV (Nilai Perkiraan Selama Perdagangan), yang merupakan perkiraan nilai selama sesi perdagangan. Harga pasar sering kali bergerak di sekitar nilai-nilai acuan ini, tetapi tidak selalu sama persis.

### Apa itu NAV?
NAV adalah singkatan dari Net Asset Value, yang berarti nilai aset bersih ETF. NAV per saham diperoleh dengan membagi nilai aset yang dimiliki ETF dikurangi liabilitasnya dengan jumlah saham ETF yang diterbitkan.

### Apa perbedaan antara iNAV dan NAV?
NAV adalah nilai aset bersih resmi yang biasanya dihitung sekali sehari setelah penutupan pasar. iNAV adalah perkiraan nilai aset bersih secara real-time atau semi-real-time yang dihitung dengan memperhitungkan perubahan harga aset penyusunnya selama sesi perdagangan.

### Apa artinya jika ETF diperdagangkan dengan harga lebih tinggi daripada iNAV?
Jika harga pasar ETF lebih tinggi daripada iNAV, itu berarti ETF tersebut diperdagangkan dengan premi dibandingkan nilai perkiraan selama sesi perdagangan. Dalam hal ini, investor berpotensi membeli ETF tersebut dengan harga yang lebih mahal daripada nilai sebenarnya.

### Apakah selalu menguntungkan jika ETF diperdagangkan dengan harga lebih murah daripada iNAV?
Hal ini tidak selalu baik. Meskipun tampak seperti sedang ada diskon, hal tersebut bisa jadi merupakan hasil dari perbedaan waktu pasar luar negeri, fluktuasi nilai tukar, likuiditas aset dasar, serta perubahan pasar yang mendadak. Kita perlu memeriksa penyebab selisih harga tersebut.

### Bagaimana cara menghitung rasio selisih?
Secara umum, rasio selisih dihitung dengan membagi “selisih antara harga pasar dan nilai acuan” dengan “nilai acuan”, kemudian mengalikannya dengan 100. Nilai acuan dapat berupa NAV atau iNAV, tergantung pada situasinya.

### Apakah LP menetapkan harga ETF?
Tidak. LP berperan dalam menyediakan likuiditas dan mengurangi selisih harga dengan mengajukan harga beli dan jual, tetapi tidak menetapkan harga ETF pada tingkat tertentu. Selisih harga dapat melebar saat terjadi fluktuasi pasar yang tajam.

### Mengapa kita tidak boleh hanya melihat harga saat ini saat membeli ETF?
Harga saat ini memang merupakan harga transaksi aktual, tetapi tidak menunjukkan seberapa besar selisihnya dengan nilai wajar ETF. Anda perlu mempertimbangkan iNAV, rasio selisih, selisih penawaran-permintaan, dan volume perdagangan secara bersamaan untuk mengurangi risiko melakukan transaksi pada harga yang tidak menguntungkan.

### Apakah selisih harga ETF luar negeri atau ETF berbasis indeks luar negeri bisa semakin besar?
Hal itu mungkin saja terjadi. Jika jam perdagangan di dalam negeri berbeda dengan jam perdagangan di pasar aset dasar luar negeri, hal ini dapat menyebabkan perbedaan dalam perhitungan iNAV dan pembentukan harga pasar. Fluktuasi nilai tukar juga dapat memengaruhi perbedaan harga tersebut.

### Saat bertransaksi ETF, mana yang lebih aman: pesanan pasar atau pesanan harga tertentu?
Pada ETF dengan volume perdagangan rendah atau selisih harga penawaran dan permintaan yang besar, pesanan harga tertentu mungkin lebih menguntungkan. Pesanan harga pasar memang dapat dieksekusi dengan cepat, tetapi berisiko diperdagangkan pada harga yang kurang menguntungkan daripada yang diharapkan.

## Sources

- [Investor.gov - Reksa Dana yang Diperdagangkan di Bursa (ETF)](https://www.investor.gov/introduction-investing/investing-basics/investment-products/exchange-traded-funds-etfs)
- [Investor.gov - Nilai Aktiva Bersih](https://www.investor.gov/introduction-investing/investing-basics/glossary/net-asset-value)
- [iShares - Penetapan Harga dan Penilaian ETF](https://www.ishares.com/us/education/etf-pricing-and-valuations)

## Images

![Ilustrasi konsep aset dasar yang masuk ke ETF, dengan alur perdagangan, likuiditas, premi, dan diskon](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/redirect/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6NDI2LCJwdXIiOiJibG9iX2lkIn19--65a52a1985c6e767952f81edd42c6721d06b8842/ChatGPT%20Image%202026%E1%84%82%E1%85%A7%E1%86%AB%207%E1%84%8B%E1%85%AF%E1%86%AF%206%E1%84%8B%E1%85%B5%E1%86%AF%20%E1%84%8B%E1%85%A9%E1%84%8C%E1%85%A5%E1%86%AB%2010_19_38.webp)
![Keranjang ETF, jam perdagangan, jalur harga, papan order, dan mekanisme penstabil pasar dalam ilustrasi finansial](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/redirect/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6NDMzLCJwdXIiOiJibG9iX2lkIn19--6f48f790d1c0c439c895c5b03863d8b61ff5b67a/ChatGPT%20Image%202026%E1%84%82%E1%85%A7%E1%86%AB%207%E1%84%8B%E1%85%AF%E1%86%AF%206%E1%84%8B%E1%85%B5%E1%86%AF%20%E1%84%8B%E1%85%A9%E1%84%8C%E1%85%A5%E1%86%AB%2010_23_10.webp)
![Pria di meja kantor mengamati monitor besar dan tablet berisi grafik pasar](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/redirect/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6NDQ3LCJwdXIiOiJibG9iX2lkIn19--24bfc2f51bce0887fb027a06ea7f8b788633f4ae/ChatGPT%20Image%202026%E1%84%82%E1%85%A7%E1%86%AB%207%E1%84%8B%E1%85%AF%E1%86%AF%206%E1%84%8B%E1%85%B5%E1%86%AF%20%E1%84%8B%E1%85%A9%E1%84%8C%E1%85%A5%E1%86%AB%2010_31_47.webp)