---
title: "Hokburi Yeonggam: Asal Usul dan Beda Nasib Dua Kakek"
locale: id
category: story
category_name: "Cerita"
translation_status: reviewed
license: cc_by
author: "injoys"
source_url: https://injoys.com/en/articles/hokburi-yeonggam-story-origins-and-endings
published_at: 2026-11-02T16:32:33+09:00
---

# Hokburi Yeonggam: Asal Usul dan Beda Nasib Dua Kakek

> Menceritakan kembali kisah seorang kakek yang menyerahkan benjolannya kepada dokkaebi dan kakek lain yang menirunya, tetapi justru mendapat satu benjolan lagi. Membedakan catatan tradisi lisan dari Dangjin dengan riwayat pemuatannya dalam literatur, serta menjelaskan perdebatan asal usul dan struktur kisah peniruan.

## Key Points

- Kakek pertama menyerahkan benjolannya kepada dokkaebi, tetapi kakek yang menirunya justru mendapat satu benjolan lagi.
- Kisah sejenis dicatat pada 10 November 1979 di Songsan-myeon, Dangjin-gun.
- Tanggal pencatatan adalah hari ketika kisah itu dicatat, bukan hari ketika cerita rakyat itu pertama kali muncul.
- Kontras antara kedua kakek lebih mencerminkan perbedaan antara orang yang bertindak lebih dulu dan orang yang meniru daripada pembedaan antara baik dan jahat.
- Fakta bahwa kisah ini dituturkan secara lisan di Korea saja tidak cukup untuk memastikan teori bahwa kisah ini asli Korea ataupun teori bahwa kisah ini diadopsi dari Jepang.

혹부리영감 adalah kisah seorang lelaki tua yang menyerahkan benjolannya kepada dokkaebi yang mendengar nyanyiannya. Lelaki tua lain yang menirunya justru mendapat satu benjolan lagi. Cerita rakyat ini ditulis ulang dengan merujuk pada versi yang dicatat di 당진 pada 1979.

Artikel ini disusun pada November 2026 berdasarkan cerita yang diwariskan dalam 『한국 구비문학대계』.

## Ringkasan cerita 혹부리영감

Seorang lelaki tua menyerahkan benjolannya kepada dokkaebi, sedangkan lelaki tua yang menirunya justru mendapat benjolan tambahan. Cerita di bawah ini merupakan penuturan ulang kerangka alur yang diwariskan dengan kalimat baru. Ini bukan catatan yang menyalin persis ucapan seorang penutur tertentu.

Seorang lelaki tua tanpa sengaja bertemu dengan sekumpulan dokkaebi. Ketika ia bernyanyi, para dokkaebi menyimak. Selama nyanyian itu berlangsung, pandangan mereka tertuju pada benjolan lelaki tua tersebut.

Para dokkaebi penasaran dari mana suara itu berasal. Lelaki tua itu menunjuk benjolannya dan berdalih bahwa nyanyian tersebut berasal dari dalamnya. Para dokkaebi mengira bahwa dengan memiliki benjolan itu, mereka juga akan memperoleh nyanyian tersebut.

Para dokkaebi memberikan harta kepada lelaki tua itu dan mengambil benjolannya. Ketika meraba wajahnya, lelaki tua itu mendapati bahwa benjolan yang semula ada di sana telah hilang. Setelah menyelesaikan transaksi tak terduga itu, ia membawa hartanya dan pulang.

Tetangganya, seorang lelaki tua yang mendengar kabar tersebut, juga memiliki benjolan. Ia berniat menghilangkan benjolannya dengan cara yang sama. Lelaki tua itu mendatangi para dokkaebi dan mulai bernyanyi.

Ketika para dokkaebi menanyakan sumber suara itu, ia pun menunjuk benjolannya. Namun, kali ini tanggapan mereka berbeda. Para dokkaebi marah dan menyebut perkataannya sebagai kebohongan.

Para dokkaebi menempelkan benjolan yang sebelumnya mereka ambil kepada lelaki tua kedua. Lelaki tua yang hendak menghilangkan benjolan itu justru pulang dengan satu benjolan tambahan. Ia mengulangi perkataan yang sama, tetapi tidak memperoleh keberuntungan yang sama.

## Sumber dan asal-usul

Dasar cerita ini bukan naskah ciptaan seorang pengarang, melainkan catatan tradisi lisan. Tradisi lisan berarti penyampaian cerita dari mulut ke mulut. Pencatatan adalah pekerjaan mendengarkan penuturan tersebut lalu mengabadikannya dalam tulisan atau rekaman.

### Catatan tradisi lisan dari 당진

『한국 구비문학대계』 memuat 「혹 떼러 갔다 혹 붙인 이야기」. Daftar pada portal hasil penelitian memuat catatan penelitian dari 당진군 송산면. Penutur adalah orang yang menyampaikan cerita, bukan pencipta cerita rakyat tersebut.

| Aspek | Informasi yang tercatat |
| --- | --- |
| Judul materi | 혹 떼러 갔다 혹 붙인 이야기 |
| Tanggal penelitian | 10 November 1979 |
| Lokasi penelitian | 충청남도 당진군 송산면 pada saat itu |
| Narasumber | 김봉한 |
| Jenis materi | Materi lisan yang mencatat cerita yang disampaikan dari mulut ke mulut |

Catatan tersebut dapat ditemukan dalam [daftar materi lisan di 한국학진흥사업성과포털](https://waks.aks.ac.kr/dir/searchAchieve.aspx?curPage=657&pageSize=20&sType=&sWord=&secType=%EA%B5%AC%EC%88%A0%EC%9E%90%EB%A3%8C&sort=). Jika ada judul yang sama, cocokkan juga tanggal dan lokasi penelitiannya. Tahun 1979 adalah tahun pencatatan, bukan tahun lahirnya cerita.

### Riwayat penerbitan dan perdebatan asal-usul

Waktu ketika cerita dimuat dalam sumber tertulis harus dibedakan dari waktu ketika cerita itu pertama kali muncul. 『한국민족문화대백과사전』 memperkenalkan riwayat pemuatan berikut. Catatan-catatan ini menjadi dasar untuk menelusuri proses penyebarannya.

| Sumber tertulis | Tahun pemuatan | Arti catatan tersebut |
| --- | --- | --- |
| 『조선물어집』 | 1910 | Cerita terkait diperkenalkan dalam sumber tercetak |
| 『조선어독본』 | 1915 | Cerita terkait dimuat dalam buku pelajaran |

Mengenai asal-usulnya, terdapat teori bahwa cerita ini berasal dari Korea dan teori bahwa cerita ini diadopsi dari Jepang. Teori asal Korea berpandangan bahwa cerita rakyat yang sudah ada digunakan dalam buku pelajaran pada masa kolonial. Teori adopsi dari Jepang menyoroti proses masuk dan mengakarnya cerita tersebut, antara lain melalui pemuatannya dalam buku pelajaran.

Fakta bahwa cerita ini dituturkan secara lisan di Korea mendukung adanya pewarisan cerita di dalam negeri. Namun, fakta itu saja tidak dapat menentukan negara tempat cerita tersebut pertama kali tercipta. Gambaran umum perdebatan ini dirangkum dalam [entri 「혹부리 영감 설화」 di 한국민족문화대백과사전](https://encykorea.aks.ac.kr/Article/E0063887).

## Versi lain dan cerita serupa

Meskipun nama atau adegannya berbeda dalam setiap versi yang diwariskan, struktur yang memperlihatkan hasil berlawanan bagi dua orang tetap bertahan. Dalam kajian cerita rakyat lisan, cerita yang diwariskan secara tersendiri disebut “varian”. Bahkan dengan judul yang sama, perinciannya dapat berbeda.

| Aspek perbandingan | Perbedaan yang ditemukan | Hal yang perlu dibedakan saat membaca |
| --- | --- | --- |
| Nama tokoh utama | Ada varian yang menyebutnya 김첨지 atau 최영감 | Satu nama tidak dapat dianggap sebagai nama dalam semua versi yang diwariskan |
| Adegan penyerahan benjolan | Bagian tawar-menawar dengan dokkaebi terkadang lebih panjang | Perincian proses transaksi dapat berbeda pada setiap varian |
| Cerita rakyat serupa | Kegagalan peniru juga muncul dalam 「도깨비방망이설화」 | Meskipun strukturnya serupa, watak tokoh dan penekanannya berbeda |

『한국민족문화대백과사전』 menyoroti perbedaannya dengan 「도깨비방망이설화」. Dalam cerita tersebut, watak tokoh utama sebagai anak yang baik dan berbakti ditekankan. Sebaliknya, watak seperti itu tidak tampak jelas pada lelaki tua yang menyerahkan benjolannya.

Karena itu, langsung menetapkan lelaki tua pertama sebagai orang baik akan mempersempit penjelasan. Ia pun menipu dokkaebi dengan mengatakan bahwa nyanyiannya berasal dari benjolan. Perbedaan peristiwa lebih tampak dari urutan pertemuan dan tanggapan pihak yang ditemui daripada dari watak pribadi.

## Mengapa akhir kedua lelaki tua berbeda

Hasil yang diperoleh kedua lelaki tua berbeda karena dokkaebi menerima penjelasan yang sama dengan cara berbeda. Pada awalnya, mereka percaya bahwa benjolan adalah sumber nyanyian. Berikutnya, mereka menilai perkataan yang sama sebagai kebohongan.

| Dasar perbandingan | Lelaki tua yang bertemu lebih dahulu | Lelaki tua yang meniru |
| --- | --- | --- |
| Awal pertemuan | Bertemu dokkaebi secara kebetulan | Mendatangi mereka setelah mendengar kabar tentang lelaki tua pertama |
| Penjelasan | Mengatakan bahwa nyanyian berasal dari benjolan | Mengulangi penjelasan yang sama |
| Tanggapan dokkaebi | Memercayai perkataannya dan mengambil benjolan | Menyebutnya berbohong dan menambahkan benjolan |
| Hasil | Benjolan hilang dan mendapat harta | Mendapat satu benjolan tambahan |

Susunan seperti ini disebut “cerita peniruan”. Ini adalah cerita tentang seseorang yang meniru tindakan orang lain, tetapi memperoleh hasil berbeda. Di sini, upaya mengulangi keberhasilan sebelumnya justru berujung pada kegagalan.

Lelaki tua yang meniru mengulangi perkataan yang berhasil pada pertemuan pertama. Namun, para dokkaebi sudah memiliki pengalaman bertransaksi sekali sebelumnya. Dengan mempertimbangkan hal ini, tindakannya dapat dibaca sebagai peniruan yang luput memperhatikan perubahan keadaan.

Penafsiran ini tidak berarti bahwa segala bentuk peniruan itu buruk. Cerita rakyat mengulang adegan serupa untuk menonjolkan perbedaan hasilnya. Daya tarik cerita terletak pada melesetnya harapan untuk menggandakan keberuntungan secara persis.

## Unsur folklor dalam cerita

Dokkaebi dalam cerita rakyat ini memiliki kekuatan ajaib sekaligus sifat lugu. Mereka mampu memindahkan benjolan manusia sesuka hati. Sebaliknya, mereka tidak benar-benar memahami dari mana suara nyanyian berasal.

- Nyanyian menjadi awal percakapan antara manusia dan dokkaebi.
- Benjolan menjadi barang yang diperdagangkan karena kesalahpahaman dokkaebi.
- Harta menunjukkan bagaimana pertemuan dengan makhluk asing berubah menjadi keberuntungan.
- Pertemuan yang berulang memperlihatkan perbedaan antara keberuntungan dan kemalangan.

Adegan melepas dan menempelkan benjolan merupakan unsur rekaan yang tidak realistis dalam cerita rakyat. Adegan ini tidak dapat dibaca sebagai catatan perubahan fisik atau pengobatan yang benar-benar terjadi. Hasil dalam cerita juga tidak boleh diterapkan untuk menilai penampilan atau kepribadian orang dalam kehidupan nyata.

Adegan memperoleh harta memuat angan-angan tentang keberuntungan yang tak terduga. Dokkaebi tidak hanya tampil sebagai makhluk yang menakutkan. Gambaran mereka yang juga bisa tertipu manusia menciptakan kelucuan dalam cerita.

## Pertanyaan yang sering diajukan

### Apakah ini peristiwa yang benar-benar terjadi?

Ini adalah cerita rakyat yang diwariskan, bukan kisah yang telah dipastikan sebagai peristiwa nyata. Catatan penuturannya menjadi bukti bahwa seseorang pernah menceritakan kisah ini secara lisan. Catatan itu tidak membuktikan bahwa peristiwa berpindahnya benjolan benar-benar terjadi.

### Di mana teks aslinya dapat ditemukan?

Carilah 「혹 떼러 갔다 혹 붙인 이야기」 di 한국학진흥사업성과포털. Tanggal penelitian untuk catatan dari 당진 adalah 10 November 1979. Catatan tersebut dapat dibedakan dari catatan lain yang berjudul sama melalui lokasi penelitiannya.

### Apa makna cerita ini?

Cerita ini dapat dibaca sebagai cerita peniruan tentang kegagalan seseorang yang berusaha memperoleh keberuntungan dengan mengikuti orang sebelumnya. Salah satu penafsirannya adalah bahwa tindakan yang sama dapat menghasilkan akibat berbeda ketika keadaannya berubah. Cerita ini sulit dijelaskan hanya sebagai pertentangan antara orang baik dan orang jahat.

### Apakah lelaki tua pertama mendapat imbalan karena ia baik?

Dalam alur yang ditelaah, perbuatan baik lelaki tua pertama tidak disebut sebagai syarat untuk memperoleh imbalan. Ia mengatakan kepada dokkaebi bahwa nyanyiannya berasal dari benjolan. Karena itu, wataknya sulit dinilai hanya dari akhir cerita.

### Apakah cerita ini pertama kali muncul di Korea?

Terdapat catatan yang memastikan bahwa cerita ini dituturkan secara lisan di Korea. Namun, mengenai asal-usulnya, ada teori asal Korea dan teori adopsi dari Jepang. Fakta pencatatan di dalam negeri dan tempat kemunculan pertamanya tidak boleh diperlakukan sebagai persoalan yang sama.

### Apakah 1915 merupakan tahun lahirnya cerita ini?

Tahun 1915 adalah tahun cerita ini dimuat dalam 『조선어독본』. Cerita terkait juga sudah diperkenalkan dalam 『조선물어집』 pada 1910. Tidak satu pun tahun pemuatan itu dengan sendirinya berarti tahun lahirnya cerita rakyat tersebut.

### Mana nama yang benar, 김첨지 atau 최영감?

Keduanya diperkenalkan sebagai nama yang digunakan dalam sejumlah varian. Dalam proses pewarisan lisan, nama tokoh dan adegan dapat berubah. Nama dalam satu buku tertentu tidak perlu diterapkan pada semua versi yang diwariskan.

## FAQ

### Apakah kisah tentang menghilangkan dan menambahkan benjolan itu benar-benar terjadi?
Ini bukan kisah yang telah dipastikan sebagai kejadian nyata, melainkan cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun. Catatan dokumentasinya merupakan bukti bahwa cerita tersebut pernah dituturkan secara lisan. Catatan itu bukan bukti bahwa perubahan tubuh yang ajaib benar-benar terjadi.

### Di mana catatan penuturan lisannya dapat dibaca?
Cari 「혹 떼러 갔다 혹 붙인 이야기」 di 한국학진흥사업성과포털. Catatan dari 당진 merupakan bahan penelitian bertanggal 10 November 1979. Lokasi penelitian tercantum sebagai 충청남도 당진군 송산면 pada masa itu.

### Mengapa akhir kisah kedua lelaki tua itu berbeda?
Dokkaebi memercayai penjelasan lelaki tua pertama, tetapi menganggap ucapan yang sama dari lelaki tua kedua sebagai kebohongan. Ini mengikuti pola kisah peniruan, ketika seseorang meniru orang yang lebih dahulu berhasil, tetapi akhirnya gagal. Hal ini dapat ditafsirkan sebagai peniruan yang tidak mempertimbangkan situasi yang telah berubah.

### Apakah lelaki tua pertama adalah orang baik dan lelaki tua kedua adalah orang jahat?
Dalam alur cerita yang diperiksa, perbuatan baik lelaki tua pertama tidak disebut sebagai syarat untuk mendapat imbalan. Lelaki tua pertama juga menipu dokkaebi dengan mengatakan bahwa nyanyiannya berasal dari benjolan. Yang lebih penting daripada sekadar pembedaan antara baik dan jahat adalah urutan kedua pertemuan dan perbedaan reaksinya.

### Dapatkah dipastikan bahwa ini adalah cerita rakyat asli Korea?
Fakta bahwa cerita ini dituturkan secara lisan di Korea telah dipastikan, tetapi ada pandangan yang berbeda mengenai asal-usulnya. 한국민족문화대백과사전 memaparkan baik pandangan bahwa cerita ini asli Korea maupun pandangan bahwa cerita ini diadopsi dari Jepang. Catatan pewarisan cerita di Korea saja tidak cukup untuk memastikan tempat asal mula cerita tersebut.

### Apa makna masing-masing tahun 1910 dan 1915?
1910 adalah tahun ketika cerita terkait diperkenalkan dalam 『조선물어집』. 1915 adalah tahun ketika cerita itu dimuat dalam 『조선어독본』. Kedua tahun tersebut menunjukkan waktu pemuatannya dalam sumber tertulis, bukan waktu lahirnya cerita rakyat itu.

### Makhluk seperti apakah dokkaebi dalam cerita ini?
Dokkaebi memiliki kemampuan supranatural untuk memindahkan benjolan. Namun, ia tidak mengetahui asal suara nyanyian sehingga tertipu oleh perkataan manusia. Ia adalah makhluk yang memperlihatkan kekuatan gaib sekaligus keluguan.

### Mengapa nama tokoh utamanya berbeda di setiap buku?
Dalam cerita rakyat lisan, rincian cerita berbeda menurut setiap versi yang diwariskan. 한국민족문화대백과사전 menyebut nama 김첨지 dan 최영감 sebagai contoh. Adegan tawar-menawar dalam proses pemindahan benjolan juga terkadang diperluas.

### Apakah penutur cerita ini adalah pengarang yang menciptakannya?
Penutur adalah orang yang menceritakan kisah tersebut saat penelitian dilakukan. Tercantumnya nama seseorang dalam catatan dokumentasi tidak berarti ia adalah pencipta cerita rakyat itu. Dalam tulisan ini, penutur digolongkan sebagai penerus cerita rakyat yang diwariskan secara anonim.

## Sources

- [Portal Hasil Program Pengembangan Studi Korea, daftar materi lisan yang memuat informasi pencatatan 「Kisah Pergi Menghilangkan Benjolan tetapi Malah Mendapat Benjolan Tambahan」](https://waks.aks.ac.kr/dir/searchAchieve.aspx?curPage=657&pageSize=20&sType=&sWord=&secType=%EA%B5%AC%EC%88%A0%EC%9E%90%EB%A3%8C&sort=)
- [Ensiklopedia Kebudayaan Nasional Korea, 「Cerita Rakyat tentang Kakek dengan Benjolan」](https://encykorea.aks.ac.kr/Article/E0063887)

## Images

![Seorang kakek berhanbok bernyanyi di bawah pinus bermandikan cahaya bulan, didengarkan para dokkaebi di tengah kabut.](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/proxy/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6MzY4OTUsInB1ciI6ImJsb2JfaWQifX0=--6dfde22b26bc8b73d7c1a54b3e2344d3a66de0f3/ai-5340501d.webp)
![Seorang lelaki tua menuruni jalan berkelok menuju desa saat fajar, meninggalkan bayangan dokkaebi di hutan berkabut.](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/proxy/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6MzY5MDEsInB1ciI6ImJsb2JfaWQifX0=--10e55670cb86f510490e96c62f8c9e19853d31a5/ai-0c47236e.webp)