---
title: "Prosedur Pendaftaran dan Klaim Asuransi Bencana Angin, Air, dan Gempa Sebelum Topan"
locale: id
category: how_to
category_name: "Panduan"
translation_status: reviewed
license: cc_by
author: "injoys"
source_url: https://injoys.com/en/articles/storm-flood-earthquake-insurance-application-claim-guide
published_at: 2026-08-19T08:50:40+09:00
---

# Prosedur Pendaftaran dan Klaim Asuransi Bencana Angin, Air, dan Gempa Sebelum Topan

> Asuransi bencana angin, air, dan gempa adalah asuransi kebijakan pemerintah yang menanggung kerusakan pada rumah, perabot rumah tangga milik penyewa, serta tempat usaha pelaku usaha kecil akibat topan, hujan lebat, banjir, angin kencang, salju lebat, gempa bumi, dan sebagainya. Tidak ada tenggat yang berlaku seragam secara nasional, tetapi pendaftaran tidak dapat dilakukan secara retroaktif setelah kerusakan terjadi. Oleh karena itu, periksa terlebih dahulu kelayakan, tingkat bantuan, dan waktu mulai pertanggungan melalui pusat layanan warga atau perusahaan asuransi yang berpartisipasi.

## Key Points

- Bedakan objek yang akan Anda asuransikan, yaitu bangunan rumah, perabot rumah tangga milik penyewa, atau toko dan pabrik milik pelaku usaha kecil.
- Siapkan dokumen yang diperlukan untuk konsultasi, seperti kartu identitas, informasi alamat dan bangunan, perjanjian sewa, atau surat keterangan pendaftaran usaha.
- Tanyakan tingkat bantuan premi, jumlah tanggungan sendiri, dan metode ganti rugi kepada pusat layanan warga eup, myeon, atau dong setempat serta perusahaan asuransi yang berpartisipasi.
- Tinjau formulir permohonan dan hal-hal penting, bayar premi, lalu pastikan tanggal dan waktu tepat dimulainya pertanggungan.
- Jika terjadi kerusakan, pastikan keselamatan terlebih dahulu, lalu simpan foto, video, dan daftar kerusakan, serta segera laporkan kejadian tersebut kepada perusahaan asuransi.

Asuransi Bencana Angin, Banjir, dan Gempa Bumi adalah asuransi kebijakan yang sebagian preminya ditanggung oleh pemerintah dan pemerintah daerah, sedangkan kontrak dan ganti rugi ditangani oleh perusahaan asuransi swasta. Objek yang umumnya dapat diasuransikan meliputi bangunan rumah dan barang rumah tangga milik penyewa, rumah kaca untuk pertanian dan kehutanan, serta toko dan pabrik milik usaha kecil.

Tidak ada satu tenggat pengajuan musiman yang berlaku secara nasional, tetapi asuransi tidak dapat dibeli secara retroaktif untuk kerugian yang telah terjadi. Jika prakiraan topan atau hujan lebat sudah dekat, konsultasi, penilaian, atau pemrosesan kontrak dapat memerlukan waktu. Karena itu, jangan hanya melihat tanggal pembayaran premi, tetapi periksa tanggal dan waktu mulai pertanggungan yang tercantum pada polis asuransi.

## 1. Memeriksa objek dan kelayakan untuk diasuransikan

### Siapa yang dapat mengasuransikan apa

| Pemegang polis atau fasilitas | Objek yang umumnya dapat diasuransikan | Hal yang perlu diperiksa terlebih dahulu |
|---|---|---|
| Pemilik rumah | Bangunan rumah tinggal tunggal atau bersama | Peruntukan bangunan, hubungan kepemilikan, ada tidaknya perluasan atau renovasi ilegal, nilai pertanggungan |
| Penyewa rumah | Barang bergerak miliknya sendiri, seperti barang rumah tangga | Alamat sewa, batas pertanggungan barang bergerak, pembedaan dari kerusakan bangunan |
| Pelaku pertanian dan kehutanan | Rumah kaca yang memenuhi ketentuan peraturan dan produk | Jenis fasilitas, luas, struktur, tujuan budidaya, dan kelayakan sebagai objek pertanggungan |
| Usaha kecil | Fasilitas toko atau pabrik, perabot dan perlengkapan, mesin, persediaan, dan lain-lain | Apakah termasuk usaha kecil, pendaftaran usaha, nilai pertanggungan setiap objek |

Usaha kecil tidak otomatis diakui hanya berdasarkan pendaftaran usaha, tetapi harus memenuhi kriteria usaha kecil menurut peraturan terkait serta standar penerimaan risiko produk asuransi. Objek dengan kondisi khusus, seperti rumah susun, bangunan tanpa izin, rumah kosong, atau bangunan yang sedang dikerjakan, dapat memiliki ketentuan kelayakan yang berbeda sehingga perlu dikonfirmasi kepada perusahaan asuransi.

### Objek pertanggungan pemilik dan penyewa berbeda

Jika pemilik telah mengasuransikan bangunan rumah, bukan berarti barang rumah tangga milik penyewa seperti lemari es, perabot, dan pakaian otomatis ditanggung. Sebaliknya, meskipun penyewa mengasuransikan barang bergerak, bagian bangunan seperti dinding, lantai, dan jendela pada umumnya merupakan tanggung jawab pemilik.

Meskipun beralamat sama, lebih aman memeriksanya secara terpisah sebagai berikut.

- Pemilik: periksa apakah struktur bangunan dan instalasi pelengkap termasuk dalam objek pertanggungan
- Penyewa: periksa nilai pertanggungan dan cakupan jenis barang rumah tangga milik sendiri
- Penyewa toko: bedakan fasilitas milik pemilik bangunan, fasilitas yang dipasang penyewa, dan persediaan
- Fasilitas yang digunakan bersama: periksa tertanggung dan cakupan pertanggungan dalam peraturan pengelolaan serta asuransi kelompok

## 2. Menyiapkan dokumen dan informasi sebelum konsultasi

Dokumen pendaftaran dapat berbeda menurut objek pertanggungan dan perusahaan asuransi. Menyiapkan dokumen berikut saat konsultasi pertama akan memudahkan pemeriksaan kelayakan dan premi.

- Identitas dan informasi kontak pemegang polis
- Alamat lengkap rumah, toko, atau pabrik yang hendak diasuransikan
- Perjanjian sewa jika pemegang polis adalah penyewa
- Surat pendaftaran usaha serta dokumen yang diperlukan untuk memeriksa jenis usaha, omzet, dan pekerja tetap jika pemegang polis adalah usaha kecil
- Informasi objek, seperti daftar bangunan, luas, dan struktur bangunan
- Jenis dan perkiraan nilai fasilitas, mesin, persediaan, serta barang rumah tangga yang hendak diasuransikan
- Metode pembayaran premi dan informasi rekening untuk menerima uang pertanggungan
- Dokumen yang membuktikan kelayakan untuk memperoleh dukungan tambahan, seperti penerima bantuan kebutuhan hidup dasar, kelompok berpenghasilan rendah lapis kedua, atau keluarga orang tua tunggal

Perusahaan asuransi dapat meminta foto tambahan, pemeriksaan lokasi, surat keterangan usaha kecil, atau perincian fasilitas. Sebelum menyerahkan dokumen, pastikan bahwa pihak yang meminta data pribadi dan informasi rekening benar-benar merupakan perusahaan asuransi peserta atau instansi pemerintah setempat yang berwenang.

## 3. Memeriksa tingkat dukungan di pusat layanan warga atau perusahaan asuransi peserta

Konsultasi pendaftaran umumnya dilakukan melalui pusat layanan warga di eup, myeon, atau dong yang berwenang, atau melalui perusahaan asuransi peserta pada tahun tersebut. Karena perusahaan asuransi dan produk yang berpartisipasi dapat berubah, lebih akurat untuk memeriksa daftar terkini melalui informasi dari Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan atau pusat layanan warga.

Pemerintah dan pemerintah daerah menanggung sebagian besar premi. Menurut informasi Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan, cakupan dukungan berbeda-beda tergantung pemegang polis, objek pertanggungan, status sebagai kelompok rentan, dan dukungan tambahan dari pemerintah daerah. Dalam beberapa kasus, dukungan penuh juga dimungkinkan. Namun, tingkat dukungan yang sama tidak berlaku bagi semua pemegang polis.

Saat berkonsultasi, hal-hal berikut harus dikonfirmasi dalam angka.

1. Total premi sebelum dukungan
2. Jumlah dukungan dari pemerintah dan pemerintah daerah
3. Premi yang benar-benar harus dibayar pemegang polis
4. Risiko sendiri atau jumlah pengurang per kejadian
5. Nilai pertanggungan dan batas ganti rugi untuk setiap objek
6. Apakah menggunakan skema santunan tetap atau skema ganti rugi berdasarkan kerugian aktual
7. Tanggal mulai kontrak dan waktu pasti dimulainya pertanggungan

Dukungan tambahan dari pemerintah daerah dapat berbeda atau dihentikan tergantung anggaran dan peraturan daerah. Jangan memperkirakan jumlah yang harus dibayar tahun ini hanya berdasarkan pembayaran tahun lalu atau contoh daring. Lakukan pemeriksaan ulang berdasarkan alamat tempat tinggal.

## 4. Membandingkan bencana yang ditanggung dan kemungkinan pengecualian dalam ketentuan polis

Bencana yang secara hukum ditanggung oleh Asuransi Bencana Angin, Banjir, dan Gempa Bumi mencakup topan, banjir, hujan lebat, angin kencang, gelombang tinggi, tsunami, salju lebat, gempa bumi, dan tsunami akibat gempa bumi. Namun, terjadinya bencana tersebut tidak berarti semua kerugian otomatis dibayar. Harus dinilai pula apakah kerugian tersebut merupakan kerugian langsung pada objek yang diasuransikan serta termasuk dalam metode dan batas ganti rugi berdasarkan ketentuan polis.

| Situasi | Pokok penilaian pertanggungan |
|---|---|
| Rumah terendam akibat sungai meluap atau hujan lebat | Periksa apakah merupakan kerugian langsung akibat genangan pada bangunan atau barang bergerak yang diasuransikan |
| Atap atau dinding luar rusak akibat topan | Bedakan hubungan sebab akibat antara angin kencang dan kerugian dari kerusakan lama akibat usia |
| Persediaan dan mesin rusak akibat toko terendam | Periksa apakah persediaan dan mesin masing-masing termasuk dalam objek pertanggungan |
| Produk berpendingin rusak akibat pemadaman listrik | Periksa ketentuan polis untuk mengetahui apakah dikategorikan sebagai kerugian tidak langsung, bukan kerugian langsung akibat bencana angin dan banjir |
| Kebocoran dan jamur terjadi dalam waktu lama setelah hujan | Periksa apakah disebabkan oleh usia, cacat konstruksi, masalah pengelolaan, atau bencana langsung |
| Kendaraan terendam | Periksa apakah termasuk pertanggungan kerusakan kendaraan sendiri dalam asuransi kendaraan, bukan objek rumah atau tempat usaha dalam asuransi ini |
| Omzet menurun karena kegiatan usaha dihentikan | Periksa apakah kerugian akibat penghentian usaha yang terpisah dari kerusakan fasilitas termasuk dalam jaminan yang dibeli |

Kerugian akibat penuaan, korosi, kebocoran biasa, tindakan sengaja, atau kerusakan yang sudah ada sebelum polis dibeli dapat tidak diganti atau menimbulkan sengketa. Biaya pembuangan puing, tempat tinggal sementara, pembersihan, dan kerugian usaha juga tidak dapat dianggap otomatis termasuk. Karena itu, sebelum menandatangani kontrak, periksa bagian kerugian yang tidak ditanggung dan kerugian biaya dalam ketentuan polis.

## 5. Memeriksa waktu mulai pertanggungan setelah kontrak selesai

Jangan menganggap seluruh proses pendaftaran selesai hanya dengan mengisi formulir pengajuan. Pastikan pembayaran premi, penerimaan kontrak oleh perusahaan asuransi, dan penerbitan polis asuransi, lalu catat secara terpisah hal-hal berikut.

- Nama pemegang polis dan tertanggung
- Alamat dan peruntukan objek pertanggungan
- Objek yang diasuransikan, seperti bangunan, barang bergerak, fasilitas, mesin, dan persediaan
- Masa asuransi serta tanggal dan waktu mulai pertanggungan
- Nilai pertanggungan setiap objek
- Risiko sendiri dan metode ganti rugi
- Kontak untuk melaporkan kejadian

Meskipun pengajuan dilakukan setelah melihat prakiraan bahwa topan sedang mendekat, kerugian yang terjadi sebelum pertanggungan benar-benar dimulai mungkin tidak akan diganti. Mengambil foto kerusakan yang sudah ada sebelum membeli asuransi akan membantu membedakan kondisi sebelum dan sesudah kejadian.

Periksa juga apakah kontrak diperpanjang secara otomatis. Karena persyaratan dukungan atau premi asuransi kebijakan dapat berubah setiap tahun, jangan hanya mengandalkan fakta bahwa asuransi telah dibeli tahun lalu. Periksa tanggal berakhirnya masa asuransi dan status perpanjangan.

## 6. Menyiapkan dasar bukti sebelum banjir

Pengajuan klaim asuransi tidak cukup hanya dengan foto setelah kejadian. Kondisi sebelum kerugian dan hubungan kepemilikan juga harus dapat dibuktikan.

- Foto bagian luar bangunan, pintu masuk ruang bawah tanah, jendela, atap, dan saluran pembuangan.
- Foto peralatan elektronik bernilai tinggi, mesin, perabot, serta persediaan dengan memperlihatkan tata letak keseluruhan dan informasi identifikasi produk.
- Simpan secara terpisah kuitansi pembelian, riwayat kartu, faktur pajak, buku persediaan, dan catatan perbaikan.
- Simpan salinan polis asuransi dan nomor laporan kejadian di beberapa tempat, seperti telepon seluler dan cloud.
- Lakukan tindakan pencegahan kerugian yang wajar, seperti mencegah aliran balik, merawat saluran pembuangan, dan memasang penghalang air.

Tidak melakukan tindakan pencegahan tidak serta-merta menghilangkan seluruh ganti rugi. Namun, sengaja memperbesar kerugian atau membiarkan kerusakan tambahan setelah kejadian dapat memengaruhi perhitungan uang pertanggungan. Jika perintah evakuasi telah dikeluarkan, nyawa dan keselamatan harus diutamakan daripada mengambil foto.

## 7. Mengajukan klaim setelah kerugian terjadi

### Urutan sebelum membersihkan lokasi

1. Hindari bahaya listrik dan gas di area terendam, lalu pindah ke tempat yang aman.
2. Laporkan kejadian kepada perusahaan asuransi dan catat nomor laporan serta unit yang menangani.
3. Foto keseluruhan bangunan, ketinggian genangan, jalur masuk air, dan bagian yang rusak dalam tampilan lebar maupun jarak dekat.
4. Foto barang rumah tangga, mesin, dan persediaan yang rusak berdasarkan jenisnya, lalu buat daftar kerugian.
5. Lakukan tindakan darurat untuk mencegah kerugian tambahan, tetapi hindari pembuangan sepihak atau pembongkaran besar sebelum pemeriksaan.
6. Sesuai petunjuk perusahaan asuransi, serahkan formulir klaim, identitas, salinan buku rekening, perkiraan biaya perbaikan, bukti kepemilikan, dan dokumen lainnya.
7. Setelah pemeriksaan lokasi, periksa batas yang diterapkan, risiko sendiri, penyusutan, atau alasan pengecualian dalam hasil penilaian kerugian.

Jika barang harus segera dibuang karena masalah kebersihan atau keselamatan, foto keseluruhan barang, nama produk, nama model, dan bagian yang rusak sebelum dibuang. Simpan pula daftar barang yang dibuang dan kuitansi penanganannya. Untuk perbaikan darurat, foto sebelum dan sesudah pekerjaan serta simpan perkiraan biaya, faktur pajak, atau kuitansi.

Bantuan bencana dan uang pertanggungan memiliki tujuan serta aturan perhitungan yang berbeda. Memiliki asuransi tidak berarti seluruh bantuan publik tambahan otomatis dapat diterima, dan uang pertanggungan serta bantuan bencana juga tidak sekadar dijumlahkan hingga melebihi kerugian aktual. Saat melaporkan kerugian, beri tahu pemerintah daerah dan perusahaan asuransi mengenai kepemilikan asuransi, lalu periksa aturan yang berlaku.

## Daftar pemeriksaan akhir sebelum membeli asuransi

- [ ] Telah membedakan objek yang akan diasuransikan antara bangunan dan barang bergerak milik penyewa.
- [ ] Telah memeriksa apakah fasilitas, mesin, dan persediaan usaha kecil masing-masing diasuransikan.
- [ ] Telah memeriksa jumlah yang benar-benar harus dibayar setelah dukungan pemerintah dan pemerintah daerah.
- [ ] Telah memeriksa apakah metode ganti rugi menggunakan skema santunan tetap atau skema kerugian aktual.
- [ ] Telah memeriksa risiko sendiri dan batas ganti rugi untuk setiap objek.
- [ ] Telah memeriksa bukan hanya tanggal mulai kontrak, tetapi juga waktu mulai pertanggungan.
- [ ] Telah merekam kerusakan yang sudah ada dan kondisi normal dalam foto atau video.
- [ ] Telah menyimpan kontak pelaporan kejadian dan polis asuransi secara terpisah.

## FAQ

### Sampai kapan harus mendaftar asuransi bencana angin, banjir, dan gempa bumi?
Tidak ada satu tenggat musiman yang berlaku secara nasional, tetapi perlindungan tidak berlaku surut untuk kerugian yang sudah terjadi. Karena anggaran dukungan tambahan dari pemerintah daerah dapat habis lebih dahulu atau pemeriksaan kontrak dapat memerlukan waktu, Anda harus mendaftar sebelum topan atau hujan lebat datang dan memeriksa tanggal serta waktu mulai berlakunya perlindungan pada polis asuransi.

### Apakah penyewa dengan sistem sewa jeonse atau sewa bulanan juga dapat mendaftar asuransi bencana angin dan banjir?
Penyewa dapat mendaftarkan harta bergerak miliknya, seperti barang-barang rumah tangga. Asuransi bangunan yang dimiliki pemberi sewa tidak secara otomatis melindungi barang milik penyewa, sehingga alamat properti sewaan dan nilai pertanggungan harta bergerak harus diperiksa secara terpisah.

### Apakah usaha kecil juga bisa mendapatkan perlindungan untuk persediaan dan mesin?
Sesuai ketentuan produk, fasilitas toko atau pabrik, perabot dan perlengkapan, mesin, persediaan, dan sebagainya dapat diasuransikan. Anda harus memastikan apakah setiap item tercantum sebagai objek pertanggungan dalam polis asuransi serta memeriksa nilai pertanggungan dan jumlah risiko sendiri untuk setiap item.

### Apakah pemerintah menanggung seluruh premi asuransi?
Tidak semua peserta mendapatkan dukungan penuh. Dukungan pemerintah daerah dapat ditambahkan pada dukungan dasar pemerintah, dan persentase dukungan berbeda-beda tergantung pada apakah peserta termasuk kelompok rentan, apakah wilayah tersebut rawan bencana, anggaran daerah, dan sebagainya. Anda harus memastikan jumlah yang sebenarnya perlu dibayar sendiri berdasarkan alamat dan kualifikasi di pusat layanan penduduk atau perusahaan asuransi yang berpartisipasi.

### Jika mendaftar setelah prakiraan topan diumumkan, apakah perlindungan langsung berlaku?
Tidak dapat dipastikan bahwa perlindungan langsung dimulai hanya karena permohonan telah diajukan atau premi telah dibayar. Waktu mulai berlakunya perlindungan ditentukan berdasarkan proses akseptasi perusahaan asuransi dan ketentuan kontrak, sehingga tanggal dan waktu yang tertera pada polis asuransi harus diperiksa.

### Jika kendaraan terendam akibat hujan lebat, apakah kerugiannya ditanggung oleh asuransi bencana angin dan banjir?
Asuransi bencana angin, banjir, dan gempa bumi yang didaftarkan untuk objek pertanggungan berupa rumah atau tempat usaha tidak melindungi kendaraan dari kerusakan akibat terendam. Untuk kendaraan yang terendam, umumnya perlu diperiksa jaminan kerusakan kendaraan sendiri dalam asuransi kendaraan, klausul tambahan terkait, dan alasan pengecualian.

### Bolehkah barang yang terendam langsung dibuang?
Jika tidak terpaksa karena alasan keselamatan atau kebersihan, sebaiknya jangan membuangnya atas kemauan sendiri sebelum pemeriksaan oleh perusahaan asuransi. Jika harus segera dibuang, Anda harus memotret keseluruhan barang, nama dan model produk, bagian yang rusak, serta ketinggian rendaman, lalu menyimpan daftar barang yang dibuang per jenis dan tanda terima penanganannya.

### Jika menerima uang pertanggungan asuransi, apakah bantuan bencana juga dapat diterima?
Uang pertanggungan asuransi dan bantuan bencana ditentukan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kriteria pembayaran masing-masing, sehingga keduanya tidak selalu dapat diterima secara bersamaan. Saat melaporkan kerugian, Anda harus memberi tahu pemerintah daerah mengenai kepesertaan asuransi dan penerimaan uang pertanggungan, lalu memeriksa metode penghitungan bantuan bencana.

### Apakah kebocoran lama atau jamur juga ditanggung sebagai kerugian akibat bencana angin dan banjir?
Kebocoran atau jamur yang terakumulasi akibat penuaan, cacat konstruksi, atau masalah pemeliharaan dapat dikecualikan dari pertanggungan. Anda harus memberikan bukti mengenai kondisi sebelum kejadian, jalur masuknya air saat hujan, dan waktu terjadinya kerusakan agar dapat ditentukan apakah bencana yang ditanggung merupakan penyebab langsungnya.

## Sources

- [Panduan Asuransi Bencana Angin, Banjir, dan Gempa Bumi Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan](https://www.mois.go.kr/frt/sub/a06/b11/insurance/screen.do)
- [Undang-Undang Asuransi Bencana Angin, Banjir, dan Gempa Bumi, Pusat Informasi Peraturan Perundang-undangan Nasional](https://www.law.go.kr/법령/풍수해·지진재해보험법)

## Images

![Formulir asuransi, kunci rumah, dan ponsel berisi foto rumah rusak di dekat jendela saat badai](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/proxy/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6OTY3NywicHVyIjoiYmxvYl9pZCJ9fQ==--74edc526d4991d73de984eec02155235b1c26aad/ai-8644ac74.webp)
![Infografik rumah berpelindung di tengah hujan, banjir, dan tanah retak, dengan dokumen serta foto kerusakan](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/proxy/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6OTY4MywicHVyIjoiYmxvYl9pZCJ9fQ==--7aec995b00b494e53465225cc6247faa6f857078/ai-08aa73c8.webp)