{"content_id":"lksuyxefri","slug":"china-economy-japanification-comparison-korea-impact","locale":"id","schema_type":"Article","category":"report","category_name":"Laporan","title":"Japanisasi Ekonomi China dan Dampaknya bagi Korea Selatan","summary":"China menyerupai Jepang di masa lalu dalam hal koreksi sektor properti dan beban utang. Namun, dengan mempertimbangkan kenaikan harga pada 2026 dan perbedaan struktur keuangan, japanisasi perlu dipahami sebagai risiko pertumbuhan rendah jangka panjang, bukan masa depan yang sudah pasti.","sponsorship_disclosure":null,"affiliate_disclosure":null,"commerce_disclosure":null,"author":{"name":"injoys","url":"https://injoys.com/ko/about"},"key_points":["Japanisasi China berarti risiko bahwa koreksi sektor properti dan beban utang akan membatasi konsumsi dan investasi dalam waktu lama.","Harga konsumen China pada bulan 1 sampai 9 tahun 2026 naik 0.9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.","Dalam resesi neraca, pembayaran utang untuk menutupi kerugian aset dapat lebih diprioritaskan daripada konsumsi dan investasi.","Penurunan jumlah total penduduk Jepang dimulai setelah pecahnya gelembung pada awal 1990-an.","Dampaknya dapat merambat ke Korea Selatan melalui melemahnya permintaan impor China dan persaingan harga di pasar luar negeri."],"content_markdown":"Ekonomi Tiongkok menyerupai Jepang pada masa lalu dalam hal pelemahan properti dan beban utang. Namun, harga-harga naik pada Januari sampai September 2026. Japanifikasi berarti risiko pertumbuhan rendah berkepanjangan. Ini bukan berarti jalur stagnasi yang sama sudah pasti akan terjadi.\n\nAngka ekonomi terbaru mengacu antara lain pada pengumuman Biro Statistik Nasional Tiongkok tanggal 19 Oktober 2026.\n\n## Apa yang dimaksud dengan japanifikasi ekonomi Tiongkok?\n\nJapanifikasi mengacu pada fenomena pertumbuhan rendah dan tingkat harga yang rendah dalam waktu lama. Ini bukan istilah statistik resmi yang ditentukan berdasarkan satu angka. Dalam konteks Tiongkok, istilah ini digunakan untuk menggambarkan kemungkinan penyesuaian sektor properti memperpanjang lemahnya permintaan domestik.\n\nPertumbuhan Jepang melemah setelah gelembung aset pecah pada awal 1990-an. Bank Jepang menjelaskan rangkaian kebangkrutan lembaga keuangan pada akhir 1990-an. Saat itu, ekonomi Jepang memasuki deflasi. Deflasi adalah penurunan harga secara terus-menerus di seluruh perekonomian.\n\nUngkapan 30 tahun yang hilang menekankan perlambatan pertumbuhan jangka panjang. Ini bukan berarti ukuran ekonomi menyusut setiap tahun. Bank Penyelesaian Internasional juga menganalisis secara terpisah pertumbuhan Jepang per penduduk usia kerja. Jika faktor penduduk diperhitungkan, penilaiannya dapat berbeda dibandingkan jika hanya melihat total produksi.\n\n## Seberapa mirip penurunan penduduknya dengan Jepang?\n\nTiongkok dan Jepang sama-sama mengalami penurunan penduduk, tetapi urutannya terhadap pecahnya gelembung berbeda. Dalam data Kantor Kabinet Jepang, jumlah penduduk mencapai puncak pada 2008. Biro Statistik Nasional Tiongkok mengumumkan bahwa jumlah penduduk pada akhir 2022 turun dibandingkan tahun sebelumnya.\n\n| Aspek perbandingan | Jepang | Tiongkok |\n|---|---|---|\n| Periode utama penyesuaian properti | Pecahnya gelembung aset pada awal 1990-an | Penyesuaian sektor properti makin dalam sejak sekitar 2021 |\n| Acuan penurunan jumlah penduduk | Memasuki fase penurunan setelah jumlah penduduk mencapai puncak pada 2008 | Jumlah penduduk pada akhir 2022 turun dibandingkan akhir tahun sebelumnya |\n| Perubahan penduduk terbaru yang dikonfirmasi | Tren penurunan jangka panjang | Jumlah penduduk pada akhir 2025 turun 3.39 juta orang dibandingkan akhir tahun sebelumnya |\n| Hal yang perlu diperhatikan saat membandingkan | Jumlah penduduk belum menurun sejak saat gelembung pecah | Penyesuaian properti dan penurunan penduduk terjadi bersamaan |\n\nBerkurangnya penduduk yang dapat bekerja bisa menyulitkan perluasan produksi. Peningkatan produktivitas merupakan faktor yang dapat mengurangi sebagian beban ini. Karena itu, durasi stagnasi jangka panjang tidak dapat dihitung hanya berdasarkan penurunan penduduk.\n\n## Apa yang ditunjukkan oleh pertumbuhan dan harga terbaru?\n\nStatistik terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan Tiongkok berlanjut, sementara beberapa bagian dari permintaan domestik tetap lemah. PDB riil pada Januari sampai September 2026 **naik 4.6%** dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, investasi pengembangan properti menurun.\n\n| Indikator | Periode acuan | Perubahan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya | Hal yang perlu diperhatikan dalam penafsiran |\n|---|---|---:|---|\n| PDB riil | Januari sampai September 2026 | Naik 4.6% | Peningkatan produksi setelah menghilangkan pengaruh harga |\n| Indeks harga konsumen CPI | Januari sampai September 2026 | Naik 0.9% | Harga konsumen secara keseluruhan tidak turun pada periode tersebut |\n| CPI inti | Januari sampai September 2026 | Naik 1.1% | Pergerakan harga di luar pangan dan energi |\n| Indeks harga produsen PPI | Januari sampai September 2026 | Naik 2.3% | Perubahan harga pada tahap keluaran pabrik |\n| Nilai penjualan ritel barang konsumsi | Januari sampai September 2026 | Naik 1.1% | Indikator yang tidak mencakup seluruh konsumsi jasa |\n| Investasi pengembangan properti | Januari sampai September 2026 | Turun 20.6% | Penyesuaian sektor properti berlanjut |\n\nAngka tersebut dapat diperiksa dalam pengumuman ekonomi triwulan 1 sampai 3 tahun 2026 dari Biro Statistik Nasional Tiongkok. Berdasarkan hasil ini saja, sulit untuk menyebut Tiongkok berada dalam kondisi deflasi menyeluruh. Sebaliknya, kenaikan harga saja juga tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa pemulihan permintaan domestik sudah tuntas.\n\nIMF menyatakan bahwa rata-rata kenaikan harga konsumen tahunan Tiongkok pada 2025 adalah 0%. Periode acuannya berbeda dengan angka Januari sampai September 2026. Lemahnya harga pada masa lalu perlu dibedakan dari perubahan harga terbaru.\n\n## Bagaimana resesi neraca terjadi?\n\nResesi neraca adalah fenomena ketika pengurangan utang lebih diutamakan daripada pengeluaran setelah terjadi kerugian aset. Neraca adalah laporan yang mencatat aset yang dimiliki sekaligus utang yang harus dibayar. Meski harga aset turun, pokok pinjaman tidak otomatis berkurang.\n\n### Contoh perhitungan penurunan harga rumah\n\nJika harga rumah turun, kekayaan bersih, yaitu aset dikurangi utang, dapat menyusut lebih besar. Contoh di bawah mengasumsikan rumah senilai 500 juta won dengan pinjaman 300 juta won. Ini bukan gambaran harga rumah aktual atau rata-rata pinjaman di Tiongkok. Aset lain dan biaya transaksi tidak dimasukkan dalam perhitungan.\n\n| Komponen | Sebelum harga rumah turun | Setelah harga rumah turun |\n|---|---:|---:|\n| Nilai rumah | 500 juta won | 300 juta won |\n| Sisa pinjaman | 300 juta won | 300 juta won |\n| Ekuitas rumah | 200 juta won | 0 won |\n\nHarga rumah turun 200 juta won. Ekuitas rumah menjadi **0 won**. Meski pendapatan tetap, rumah tangga dapat lebih mengutamakan pembayaran utang daripada konsumsi. Namun, hasil perhitungan ini tidak berarti terjadi tunggakan atau kebangkrutan.\n\nPerusahaan juga dapat mengutamakan pembayaran utang daripada investasi peralatan baru setelah mengalami kerugian aset. Jika banyak rumah tangga dan perusahaan mengurangi pengeluaran secara bersamaan, permintaan agregat melemah. Inilah jalur ketika perbaikan keuangan masing-masing pelaku ekonomi berujung pada pelemahan ekonomi.\n\n### Mengapa pemulihan tetap lambat meski suku bunga diturunkan?\n\nPenurunan suku bunga mengurangi beban bunga, tetapi tidak menjamin keinginan untuk meminjam. Jika prospek penjualan suram, perusahaan dapat menunda investasi meski suku bunga rendah. Rumah tangga yang mengkhawatirkan penurunan harga rumah juga dapat berhati-hati dalam menambah pinjaman.\n\nPelemahan properti Tiongkok juga berkaitan dengan keuangan pemerintah daerah. IMF menyoroti dampak penyesuaian properti terhadap keuangan pemerintah daerah. Hal ini juga membatasi peningkatan belanja publik ketika permintaan swasta lemah.\n\n## Perbandingan perbedaan Tiongkok dan Jepang pada masa lalu\n\nKarena kondisi awal Tiongkok berbeda, durasi stagnasi Jepang tidak dapat diterapkan begitu saja. Direktorat Jenderal Perbendaharaan Prancis menganalisis perbedaan ini dalam laporan 2024. Tingkat pendapatan dan sistem pergerakan modal merupakan inti perbandingannya.\n\n| Dasar perbandingan | Jepang pada masa lalu | Tiongkok | Arti perbedaan tersebut |\n|---|---|---|---|\n| Tingkat pendapatan | Tingkat pendapatan sudah tinggi saat gelembung pecah | Tingkat pendapatan relatif rendah saat memasuki penyesuaian properti | Menilai ruang pertumbuhan lebih lanjut sekaligus beban penuaan penduduk |\n| Urbanisasi | Tingkat urbanisasi relatif tinggi | Masih ada kesenjangan pembangunan antarwilayah dan ruang urbanisasi | Ada potensi peningkatan produktivitas, tetapi tidak otomatis mengatasi kelebihan pasokan perumahan |\n| Pergerakan modal internasional | Rekening modal terbuka pada periode yang dibandingkan | Tetap menerapkan pengendalian yang cukup besar atas pergerakan modal | Cara penyaluran dampak arus keluar modal dan guncangan nilai tukar berbeda |\n| Beban struktural | Kredit bermasalah dan memburuknya keuangan perusahaan | Utang properti dan pemerintah daerah serta ketidakseimbangan permintaan domestik | Pihak yang menangani kerugian dan rancangan kebijakan berbeda |\n\nSelain penuaan penduduk, faktor lain juga berperan dalam perlambatan pertumbuhan Tiongkok. IMF juga menyoroti penurunan imbal hasil investasi dan perlambatan produktivitas. Proyeksi pertumbuhan jangka panjang merupakan estimasi yang berubah mengikuti kondisi tersebut.\n\nMasalah dukungan berkelanjutan bagi perusahaan bermasalah juga menjadi bahan perbandingan. Perusahaan yang bergantung pada dukungan eksternal karena profitabilitasnya tidak memadai disebut perusahaan zombi. Jika dukungan menunda penanganan kerugian, dana sulit mengalir ke perusahaan yang produktif. Namun, menerima pinjaman saja tidak berarti suatu perusahaan tergolong perusahaan zombi.\n\n## Bagaimana membaca pertumbuhan pinjaman dan imbal hasil obligasi pemerintah?\n\nPertumbuhan pinjaman dan imbal hasil obligasi pemerintah merupakan petunjuk kondisi ekonomi, tetapi bukan tolok ukur penilaian tunggal. Dalam statistik Bank Rakyat Tiongkok, pinjaman dalam yuan pada akhir September 2026 meningkat. Pertumbuhannya sebesar **4.8%** dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.\n\n| Indikator keuangan | Periode acuan | Perubahan yang dikonfirmasi |\n|---|---|---:|\n| Saldo pinjaman dalam yuan | Akhir September 2026 | Naik 4.8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya |\n| Saldo total pembiayaan sosial | Akhir September 2026 | Naik 7.1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya |\n| Pinjaman rumah tangga | Januari sampai September 2026 | Penurunan bersih 1.03 triliun yuan |\n| Pinjaman perusahaan dan lembaga | Januari sampai September 2026 | Kenaikan bersih 12.55 triliun yuan |\n\nTotal pembiayaan sosial merupakan indikator pendanaan yang mencakup obligasi dan instrumen lain selain pinjaman. Statistik keuangan menunjukkan arah yang berbeda antara rumah tangga dan perusahaan serta lembaga. Satu angka pertumbuhan pinjaman tidak dapat menjelaskan perilaku seluruh pelaku ekonomi. Statistik ini dapat diperiksa dalam laporan Bank Rakyat Tiongkok yang dipublikasikan ulang oleh otoritas keuangan Kota Shanghai. (Angka terverifikasi: pinjaman naik 4.8% dan pembiayaan sosial naik 7.1%, akhir September 2026, rumah tangga turun 1.03 triliun yuan dan perusahaan naik 12.55 triliun yuan, Januari sampai September 2026 · sumber jrj.sh.gov.cn · per 2026-10-15 · diperiksa 2026-10-31)\n\nReuters melaporkan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang Tiongkok pada Desember 2024. Saat itu, imbal hasil obligasi Tiongkok bertenor 30 tahun lebih rendah daripada obligasi Jepang dengan tenor yang sama. Ini merupakan kondisi pasar saat itu dan tidak menunjukkan tingkat imbal hasil saat ini.\n\nImbal hasil jangka panjang mencerminkan ekspektasi pertumbuhan dan harga. Perubahan kebijakan serta permintaan aset aman juga memengaruhi imbal hasil. Perbandingan antarnegara harus menggunakan tanggal dan tenor yang sama. Selisih imbal hasil obligasi dalam mata uang berbeda juga sulit langsung diartikan sebagai keunggulan tingkat keuntungan.\n\n## Perbedaan pertumbuhan riil dan pendapatan untuk membayar utang\n\nMeski volume produksi meningkat, pendapatan penjualan yang dapat digunakan untuk membayar utang belum tentu bertambah secara memadai. PDB riil merupakan indikator yang menghilangkan pengaruh perubahan harga. Perusahaan membayar biaya serta pokok dan bunga pinjaman dari uang yang diterima berdasarkan harga penjualan aktual.\n\nIMF menjelaskan penurunan deflator PDB Tiongkok pada 2025. Deflator PDB merupakan indikator yang menunjukkan perubahan harga seluruh hasil produksi domestik. Cakupan pengukurannya berbeda dari indeks harga konsumen.\n\n| Pertanyaan yang ingin diperiksa | Indikator yang perlu dilihat bersama | Alasan perlu dibedakan |\n|---|---|---|\n| Apakah produksi meningkat? | PDB riil, produksi industri | Memisahkan perubahan harga dan perubahan volume produksi |\n| Apakah nilai penjualan meningkat? | Pendapatan penjualan nominal, harga jual per unit | Memeriksa apakah peningkatan produksi berujung pada peningkatan pendapatan penjualan |\n| Apakah kemampuan menanggung utang meningkat? | Arus kas operasi, biaya bunga | Memeriksa kemampuan membayar setelah pendapatan penjualan dikurangi biaya |\n| Apakah kemampuan belanja rumah tangga pulih? | Pendapatan, ketenagakerjaan, konsumsi | Memeriksa aliran uang untuk kebutuhan hidup selain harga aset |\n\nPembedaan ini membantu memahami perdebatan japanifikasi. Meski pertumbuhan positif, beban keuangan sebagian perusahaan dapat meningkat. Sebaliknya, penurunan harga akibat peningkatan produktivitas memiliki penyebab yang berbeda dari runtuhnya permintaan. Pergerakan harga, produksi, dan pendapatan perlu ditafsirkan bersama.\n\n## Apa dampaknya terhadap ekonomi Korea Selatan?\n\nDampaknya diteruskan ke Korea Selatan melalui permintaan impor Tiongkok dan persaingan di pasar luar negeri. Uraian di bawah merupakan jalur dampak berdasarkan struktur ekonomi yang telah terkonfirmasi. Ini bukan hasil prediksi pasti atas kinerja setiap industri.\n\n| Perubahan yang terjadi di Tiongkok | Dampak yang dapat diteruskan ke Korea Selatan | Kondisi yang perlu diperiksa bersama |\n|---|---|---|\n| Pelemahan investasi konstruksi dan peralatan | Kemungkinan penurunan pesanan bahan dan mesin | Rencana investasi dan persediaan pelanggan Tiongkok |\n| Mengimbangi lemahnya permintaan domestik dengan ekspor | Kemungkinan persaingan harga makin ketat di pasar negara ketiga | Tingkat kesamaan produk dan hambatan perdagangan |\n| Penurunan harga produk Tiongkok | Kemungkinan penurunan biaya pengadaan bagi importir dalam negeri | Nilai tukar, biaya pengiriman, dan tarif |\n| Peningkatan tingkat swasembada Tiongkok | Kemungkinan impor produk Korea Selatan meningkat lebih sedikit meski ekonomi pulih | Perluasan produksi lokal dan diferensiasi produk Korea Selatan |\n\nLaporan bisnis LG Chem tahun 2025 menyebutkan peningkatan tingkat swasembada di Tiongkok. Perusahaan juga memperkirakan persaingan produk petrokimia komoditas akan makin ketat. Perlambatan ekonomi Tiongkok dan penurunan pangsa pasar produk Korea Selatan merupakan dua hal yang perlu dibedakan.\n\nPenurunan harga produk Tiongkok dapat mengurangi biaya bagi konsumen Korea Selatan. Bagi perusahaan dalam negeri yang membuat produk serupa, hal ini dapat membebani profitabilitas. Hal ini juga tidak otomatis menentukan arah nilai tukar won dan suku bunga Korea Selatan.\n\n## Kesalahan umum dalam perdebatan japanifikasi\n\nKesalahan umum dalam perdebatan japanifikasi adalah menjadikan satu indikator sebagai kesimpulan tentang seluruh perekonomian. Kesamaan Tiongkok dan Jepang berguna untuk memahami risiko. Agar perbandingan tetap bermakna, perbedaan dan perubahan terbaru juga harus diperhatikan.\n\n- Menilai deflasi hanya berdasarkan menu berharga murah merupakan kesalahan. Persaingan harga pada produk tertentu berbeda dari penurunan harga secara keseluruhan yang berkelanjutan.\n- Menyamakan penurunan harga rumah dengan penurunan harga konsumen merupakan kesalahan. Harga aset perlu dibedakan dari harga barang konsumsi dan jasa.\n- Membaca perlambatan pertumbuhan pinjaman sebagai penurunan saldo pinjaman merupakan kesalahan. Jika pertumbuhannya positif, saldo pinjaman meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.\n- Menganggap penurunan jumlah penduduk Jepang sudah dimulai sejak awal 1990-an merupakan kesalahan. Dalam data Kantor Kabinet Jepang, jumlah penduduk mencapai puncak pada 2008.\n- Menerima proyeksi pertumbuhan rendah sebagai masa depan yang pasti merupakan kesalahan. Proyeksi berubah mengikuti kebijakan, produktivitas, dan kondisi eksternal.\n\n## Tanda-tanda berkurangnya risiko stagnasi jangka panjang\n\nKunci meredanya risiko adalah pulihnya landasan bagi rumah tangga dan perusahaan untuk meningkatkan pengeluaran. Penurunan suku bunga saja tidak menciptakan landasan tersebut. Penanganan kerugian properti dan perbaikan prospek pendapatan perlu dilihat bersama.\n\nKonsultasi tahunan IMF dengan Tiongkok tahun 2025 membahas masalah rumah yang telah dijual sebelum selesai dibangun tetapi belum rampung. Laporan tersebut juga merekomendasikan penguatan jaminan sosial. Pendekatan ini bertujuan mengurangi tabungan berlebihan untuk mengantisipasi ketidakpastian.\n\n| Bidang yang diperiksa | Tanda untuk menilai pemulihan |\n|---|---|\n| Pasar perumahan | Kemajuan penyerahan rumah yang belum rampung dan stabilitas transaksi |\n| Rumah tangga | Pemulihan konsumsi yang disertai perbaikan pendapatan dan ketenagakerjaan |\n| Perusahaan | Perbaikan arus kas dan investasi swasta seiring peningkatan penjualan |\n| Pemerintah daerah | Penyelesaian utang yang sulit dipertahankan dan berkurangnya beban fiskal |\n| Struktur pertumbuhan | Sejauh mana konsumsi domestik menopang pertumbuhan selain ekspor |\n\nEfek ekspansi fiskal bergantung pada penggunaan dananya. Pengeluaran yang mengurangi kekhawatiran rumah tangga dapat membantu pemulihan konsumsi. Investasi tambahan pada sektor yang kekurangan permintaan dapat memperbesar kelebihan pasokan.","content_html":"\u003cp\u003eEkonomi Tiongkok menyerupai Jepang pada masa lalu dalam hal pelemahan properti dan beban utang. Namun, harga-harga naik pada Januari sampai September 2026. Japanifikasi berarti risiko pertumbuhan rendah berkepanjangan. Ini bukan berarti jalur stagnasi yang sama sudah pasti akan terjadi.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003eAngka ekonomi terbaru mengacu antara lain pada pengumuman Biro Statistik Nasional Tiongkok tanggal 19 Oktober 2026.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#apa-yang-dimaksud-dengan-japanifikasi-ekonomi-tiongkok\" class=\"anchor\" id=\"apa-yang-dimaksud-dengan-japanifikasi-ekonomi-tiongkok\"\u003e\u003c/a\u003eApa yang dimaksud dengan japanifikasi ekonomi Tiongkok?\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eJapanifikasi mengacu pada fenomena pertumbuhan rendah dan tingkat harga yang rendah dalam waktu lama. Ini bukan istilah statistik resmi yang ditentukan berdasarkan satu angka. Dalam konteks Tiongkok, istilah ini digunakan untuk menggambarkan kemungkinan penyesuaian sektor properti memperpanjang lemahnya permintaan domestik.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003ePertumbuhan Jepang melemah setelah gelembung aset pecah pada awal 1990-an. Bank Jepang menjelaskan rangkaian kebangkrutan lembaga keuangan pada akhir 1990-an. Saat itu, ekonomi Jepang memasuki deflasi. Deflasi adalah penurunan harga secara terus-menerus di seluruh perekonomian.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003eUngkapan 30 tahun yang hilang menekankan perlambatan pertumbuhan jangka panjang. Ini bukan berarti ukuran ekonomi menyusut setiap tahun. Bank Penyelesaian Internasional juga menganalisis secara terpisah pertumbuhan Jepang per penduduk usia kerja. Jika faktor penduduk diperhitungkan, penilaiannya dapat berbeda dibandingkan jika hanya melihat total produksi.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#seberapa-mirip-penurunan-penduduknya-dengan-jepang\" class=\"anchor\" id=\"seberapa-mirip-penurunan-penduduknya-dengan-jepang\"\u003e\u003c/a\u003eSeberapa mirip penurunan penduduknya dengan Jepang?\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eTiongkok dan Jepang sama-sama mengalami penurunan penduduk, tetapi urutannya terhadap pecahnya gelembung berbeda. Dalam data Kantor Kabinet Jepang, jumlah penduduk mencapai puncak pada 2008. Biro Statistik Nasional Tiongkok mengumumkan bahwa jumlah penduduk pada akhir 2022 turun dibandingkan tahun sebelumnya.\u003c/p\u003e\n\u003cdiv class=\"overflow-x-auto\"\u003e\u003ctable\u003e\n\u003cthead\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003cth\u003eAspek perbandingan\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eJepang\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eTiongkok\u003c/th\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/thead\u003e\n\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Aspek perbandingan\"\u003ePeriode utama penyesuaian properti\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Jepang\"\u003ePecahnya gelembung aset pada awal 1990-an\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tiongkok\"\u003ePenyesuaian sektor properti makin dalam sejak sekitar 2021\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Aspek perbandingan\"\u003eAcuan penurunan jumlah penduduk\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Jepang\"\u003eMemasuki fase penurunan setelah jumlah penduduk mencapai puncak pada 2008\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tiongkok\"\u003eJumlah penduduk pada akhir 2022 turun dibandingkan akhir tahun sebelumnya\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Aspek perbandingan\"\u003ePerubahan penduduk terbaru yang dikonfirmasi\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Jepang\"\u003eTren penurunan jangka panjang\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tiongkok\"\u003eJumlah penduduk pada akhir 2025 turun 3.39 juta orang dibandingkan akhir tahun sebelumnya\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Aspek perbandingan\"\u003eHal yang perlu diperhatikan saat membandingkan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Jepang\"\u003eJumlah penduduk belum menurun sejak saat gelembung pecah\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tiongkok\"\u003ePenyesuaian properti dan penurunan penduduk terjadi bersamaan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\n\u003c/table\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cp\u003eBerkurangnya penduduk yang dapat bekerja bisa menyulitkan perluasan produksi. Peningkatan produktivitas merupakan faktor yang dapat mengurangi sebagian beban ini. Karena itu, durasi stagnasi jangka panjang tidak dapat dihitung hanya berdasarkan penurunan penduduk.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#apa-yang-ditunjukkan-oleh-pertumbuhan-dan-harga-terbaru\" class=\"anchor\" id=\"apa-yang-ditunjukkan-oleh-pertumbuhan-dan-harga-terbaru\"\u003e\u003c/a\u003eApa yang ditunjukkan oleh pertumbuhan dan harga terbaru?\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eStatistik terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan Tiongkok berlanjut, sementara beberapa bagian dari permintaan domestik tetap lemah. PDB riil pada Januari sampai September 2026 \u003cstrong\u003enaik 4.6%\u003c/strong\u003e dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, investasi pengembangan properti menurun.\u003c/p\u003e\n\u003cdiv class=\"overflow-x-auto\"\u003e\u003ctable\u003e\n\u003cthead\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003cth\u003eIndikator\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003ePeriode acuan\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003ePerubahan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eHal yang perlu diperhatikan dalam penafsiran\u003c/th\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/thead\u003e\n\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator\"\u003ePDB riil\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eJanuari sampai September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\"\u003eNaik 4.6%\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Hal yang perlu diperhatikan dalam penafsiran\"\u003ePeningkatan produksi setelah menghilangkan pengaruh harga\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator\"\u003eIndeks harga konsumen CPI\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eJanuari sampai September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\"\u003eNaik 0.9%\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Hal yang perlu diperhatikan dalam penafsiran\"\u003eHarga konsumen secara keseluruhan tidak turun pada periode tersebut\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator\"\u003eCPI inti\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eJanuari sampai September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\"\u003eNaik 1.1%\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Hal yang perlu diperhatikan dalam penafsiran\"\u003ePergerakan harga di luar pangan dan energi\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator\"\u003eIndeks harga produsen PPI\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eJanuari sampai September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\"\u003eNaik 2.3%\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Hal yang perlu diperhatikan dalam penafsiran\"\u003ePerubahan harga pada tahap keluaran pabrik\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator\"\u003eNilai penjualan ritel barang konsumsi\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eJanuari sampai September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\"\u003eNaik 1.1%\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Hal yang perlu diperhatikan dalam penafsiran\"\u003eIndikator yang tidak mencakup seluruh konsumsi jasa\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator\"\u003eInvestasi pengembangan properti\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eJanuari sampai September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\"\u003eTurun 20.6%\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Hal yang perlu diperhatikan dalam penafsiran\"\u003ePenyesuaian sektor properti berlanjut\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\n\u003c/table\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cp\u003eAngka tersebut dapat diperiksa dalam pengumuman ekonomi triwulan 1 sampai 3 tahun 2026 dari Biro Statistik Nasional Tiongkok. Berdasarkan hasil ini saja, sulit untuk menyebut Tiongkok berada dalam kondisi deflasi menyeluruh. Sebaliknya, kenaikan harga saja juga tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa pemulihan permintaan domestik sudah tuntas.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003eIMF menyatakan bahwa rata-rata kenaikan harga konsumen tahunan Tiongkok pada 2025 adalah 0%. Periode acuannya berbeda dengan angka Januari sampai September 2026. Lemahnya harga pada masa lalu perlu dibedakan dari perubahan harga terbaru.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#bagaimana-resesi-neraca-terjadi\" class=\"anchor\" id=\"bagaimana-resesi-neraca-terjadi\"\u003e\u003c/a\u003eBagaimana resesi neraca terjadi?\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eResesi neraca adalah fenomena ketika pengurangan utang lebih diutamakan daripada pengeluaran setelah terjadi kerugian aset. Neraca adalah laporan yang mencatat aset yang dimiliki sekaligus utang yang harus dibayar. Meski harga aset turun, pokok pinjaman tidak otomatis berkurang.\u003c/p\u003e\n\u003ch3\u003e\n\u003ca href=\"#contoh-perhitungan-penurunan-harga-rumah\" class=\"anchor\" id=\"contoh-perhitungan-penurunan-harga-rumah\"\u003e\u003c/a\u003eContoh perhitungan penurunan harga rumah\u003c/h3\u003e\n\u003cp\u003eJika harga rumah turun, kekayaan bersih, yaitu aset dikurangi utang, dapat menyusut lebih besar. Contoh di bawah mengasumsikan rumah senilai 500 juta won dengan pinjaman 300 juta won. Ini bukan gambaran harga rumah aktual atau rata-rata pinjaman di Tiongkok. Aset lain dan biaya transaksi tidak dimasukkan dalam perhitungan.\u003c/p\u003e\n\u003cdiv class=\"overflow-x-auto\"\u003e\u003ctable\u003e\n\u003cthead\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003cth\u003eKomponen\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eSebelum harga rumah turun\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eSetelah harga rumah turun\u003c/th\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/thead\u003e\n\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Komponen\"\u003eNilai rumah\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Sebelum harga rumah turun\"\u003e500 juta won\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Setelah harga rumah turun\"\u003e300 juta won\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Komponen\"\u003eSisa pinjaman\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Sebelum harga rumah turun\"\u003e300 juta won\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Setelah harga rumah turun\"\u003e300 juta won\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Komponen\"\u003eEkuitas rumah\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Sebelum harga rumah turun\"\u003e200 juta won\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Setelah harga rumah turun\"\u003e0 won\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\n\u003c/table\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cp\u003eHarga rumah turun 200 juta won. Ekuitas rumah menjadi \u003cstrong\u003e0 won\u003c/strong\u003e. Meski pendapatan tetap, rumah tangga dapat lebih mengutamakan pembayaran utang daripada konsumsi. Namun, hasil perhitungan ini tidak berarti terjadi tunggakan atau kebangkrutan.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003ePerusahaan juga dapat mengutamakan pembayaran utang daripada investasi peralatan baru setelah mengalami kerugian aset. Jika banyak rumah tangga dan perusahaan mengurangi pengeluaran secara bersamaan, permintaan agregat melemah. Inilah jalur ketika perbaikan keuangan masing-masing pelaku ekonomi berujung pada pelemahan ekonomi.\u003c/p\u003e\n\u003ch3\u003e\n\u003ca href=\"#mengapa-pemulihan-tetap-lambat-meski-suku-bunga-diturunkan\" class=\"anchor\" id=\"mengapa-pemulihan-tetap-lambat-meski-suku-bunga-diturunkan\"\u003e\u003c/a\u003eMengapa pemulihan tetap lambat meski suku bunga diturunkan?\u003c/h3\u003e\n\u003cp\u003ePenurunan suku bunga mengurangi beban bunga, tetapi tidak menjamin keinginan untuk meminjam. Jika prospek penjualan suram, perusahaan dapat menunda investasi meski suku bunga rendah. Rumah tangga yang mengkhawatirkan penurunan harga rumah juga dapat berhati-hati dalam menambah pinjaman.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003ePelemahan properti Tiongkok juga berkaitan dengan keuangan pemerintah daerah. IMF menyoroti dampak penyesuaian properti terhadap keuangan pemerintah daerah. Hal ini juga membatasi peningkatan belanja publik ketika permintaan swasta lemah.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#perbandingan-perbedaan-tiongkok-dan-jepang-pada-masa-lalu\" class=\"anchor\" id=\"perbandingan-perbedaan-tiongkok-dan-jepang-pada-masa-lalu\"\u003e\u003c/a\u003ePerbandingan perbedaan Tiongkok dan Jepang pada masa lalu\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eKarena kondisi awal Tiongkok berbeda, durasi stagnasi Jepang tidak dapat diterapkan begitu saja. Direktorat Jenderal Perbendaharaan Prancis menganalisis perbedaan ini dalam laporan 2024. Tingkat pendapatan dan sistem pergerakan modal merupakan inti perbandingannya.\u003c/p\u003e\n\u003cdiv class=\"overflow-x-auto\"\u003e\u003ctable\u003e\n\u003cthead\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003cth\u003eDasar perbandingan\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eJepang pada masa lalu\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eTiongkok\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eArti perbedaan tersebut\u003c/th\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/thead\u003e\n\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Dasar perbandingan\"\u003eTingkat pendapatan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Jepang pada masa lalu\"\u003eTingkat pendapatan sudah tinggi saat gelembung pecah\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tiongkok\"\u003eTingkat pendapatan relatif rendah saat memasuki penyesuaian properti\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Arti perbedaan tersebut\"\u003eMenilai ruang pertumbuhan lebih lanjut sekaligus beban penuaan penduduk\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Dasar perbandingan\"\u003eUrbanisasi\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Jepang pada masa lalu\"\u003eTingkat urbanisasi relatif tinggi\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tiongkok\"\u003eMasih ada kesenjangan pembangunan antarwilayah dan ruang urbanisasi\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Arti perbedaan tersebut\"\u003eAda potensi peningkatan produktivitas, tetapi tidak otomatis mengatasi kelebihan pasokan perumahan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Dasar perbandingan\"\u003ePergerakan modal internasional\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Jepang pada masa lalu\"\u003eRekening modal terbuka pada periode yang dibandingkan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tiongkok\"\u003eTetap menerapkan pengendalian yang cukup besar atas pergerakan modal\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Arti perbedaan tersebut\"\u003eCara penyaluran dampak arus keluar modal dan guncangan nilai tukar berbeda\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Dasar perbandingan\"\u003eBeban struktural\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Jepang pada masa lalu\"\u003eKredit bermasalah dan memburuknya keuangan perusahaan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tiongkok\"\u003eUtang properti dan pemerintah daerah serta ketidakseimbangan permintaan domestik\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Arti perbedaan tersebut\"\u003ePihak yang menangani kerugian dan rancangan kebijakan berbeda\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\n\u003c/table\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cp\u003eSelain penuaan penduduk, faktor lain juga berperan dalam perlambatan pertumbuhan Tiongkok. IMF juga menyoroti penurunan imbal hasil investasi dan perlambatan produktivitas. Proyeksi pertumbuhan jangka panjang merupakan estimasi yang berubah mengikuti kondisi tersebut.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003eMasalah dukungan berkelanjutan bagi perusahaan bermasalah juga menjadi bahan perbandingan. Perusahaan yang bergantung pada dukungan eksternal karena profitabilitasnya tidak memadai disebut perusahaan zombi. Jika dukungan menunda penanganan kerugian, dana sulit mengalir ke perusahaan yang produktif. Namun, menerima pinjaman saja tidak berarti suatu perusahaan tergolong perusahaan zombi.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#bagaimana-membaca-pertumbuhan-pinjaman-dan-imbal-hasil-obligasi-pemerintah\" class=\"anchor\" id=\"bagaimana-membaca-pertumbuhan-pinjaman-dan-imbal-hasil-obligasi-pemerintah\"\u003e\u003c/a\u003eBagaimana membaca pertumbuhan pinjaman dan imbal hasil obligasi pemerintah?\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003ePertumbuhan pinjaman dan imbal hasil obligasi pemerintah merupakan petunjuk kondisi ekonomi, tetapi bukan tolok ukur penilaian tunggal. Dalam statistik Bank Rakyat Tiongkok, pinjaman dalam yuan pada akhir September 2026 meningkat. Pertumbuhannya sebesar \u003cstrong\u003e4.8%\u003c/strong\u003e dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.\u003c/p\u003e\n\u003cdiv class=\"overflow-x-auto\"\u003e\u003ctable\u003e\n\u003cthead\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003cth\u003eIndikator keuangan\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003ePeriode acuan\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003ePerubahan yang dikonfirmasi\u003c/th\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/thead\u003e\n\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator keuangan\"\u003eSaldo pinjaman dalam yuan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eAkhir September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan yang dikonfirmasi\"\u003eNaik 4.8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator keuangan\"\u003eSaldo total pembiayaan sosial\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eAkhir September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan yang dikonfirmasi\"\u003eNaik 7.1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator keuangan\"\u003ePinjaman rumah tangga\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eJanuari sampai September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan yang dikonfirmasi\"\u003ePenurunan bersih 1.03 triliun yuan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator keuangan\"\u003ePinjaman perusahaan dan lembaga\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Periode acuan\"\u003eJanuari sampai September 2026\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan yang dikonfirmasi\"\u003eKenaikan bersih 12.55 triliun yuan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\n\u003c/table\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cp\u003eTotal pembiayaan sosial merupakan indikator pendanaan yang mencakup obligasi dan instrumen lain selain pinjaman. Statistik keuangan menunjukkan arah yang berbeda antara rumah tangga dan perusahaan serta lembaga. Satu angka pertumbuhan pinjaman tidak dapat menjelaskan perilaku seluruh pelaku ekonomi. Statistik ini dapat diperiksa dalam laporan Bank Rakyat Tiongkok yang dipublikasikan ulang oleh otoritas keuangan Kota Shanghai. (Angka terverifikasi: pinjaman naik 4.8% dan pembiayaan sosial naik 7.1%, akhir September 2026, rumah tangga turun 1.03 triliun yuan dan perusahaan naik 12.55 triliun yuan, Januari sampai September 2026 · sumber jrj.sh.gov.cn · per 2026-10-15 · diperiksa 2026-10-31)\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003eReuters melaporkan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang Tiongkok pada Desember 2024. Saat itu, imbal hasil obligasi Tiongkok bertenor 30 tahun lebih rendah daripada obligasi Jepang dengan tenor yang sama. Ini merupakan kondisi pasar saat itu dan tidak menunjukkan tingkat imbal hasil saat ini.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003eImbal hasil jangka panjang mencerminkan ekspektasi pertumbuhan dan harga. Perubahan kebijakan serta permintaan aset aman juga memengaruhi imbal hasil. Perbandingan antarnegara harus menggunakan tanggal dan tenor yang sama. Selisih imbal hasil obligasi dalam mata uang berbeda juga sulit langsung diartikan sebagai keunggulan tingkat keuntungan.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#perbedaan-pertumbuhan-riil-dan-pendapatan-untuk-membayar-utang\" class=\"anchor\" id=\"perbedaan-pertumbuhan-riil-dan-pendapatan-untuk-membayar-utang\"\u003e\u003c/a\u003ePerbedaan pertumbuhan riil dan pendapatan untuk membayar utang\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eMeski volume produksi meningkat, pendapatan penjualan yang dapat digunakan untuk membayar utang belum tentu bertambah secara memadai. PDB riil merupakan indikator yang menghilangkan pengaruh perubahan harga. Perusahaan membayar biaya serta pokok dan bunga pinjaman dari uang yang diterima berdasarkan harga penjualan aktual.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003eIMF menjelaskan penurunan deflator PDB Tiongkok pada 2025. Deflator PDB merupakan indikator yang menunjukkan perubahan harga seluruh hasil produksi domestik. Cakupan pengukurannya berbeda dari indeks harga konsumen.\u003c/p\u003e\n\u003cdiv class=\"overflow-x-auto\"\u003e\u003ctable\u003e\n\u003cthead\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003cth\u003ePertanyaan yang ingin diperiksa\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eIndikator yang perlu dilihat bersama\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eAlasan perlu dibedakan\u003c/th\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/thead\u003e\n\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Pertanyaan yang ingin diperiksa\"\u003eApakah produksi meningkat?\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator yang perlu dilihat bersama\"\u003ePDB riil, produksi industri\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Alasan perlu dibedakan\"\u003eMemisahkan perubahan harga dan perubahan volume produksi\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Pertanyaan yang ingin diperiksa\"\u003eApakah nilai penjualan meningkat?\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator yang perlu dilihat bersama\"\u003ePendapatan penjualan nominal, harga jual per unit\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Alasan perlu dibedakan\"\u003eMemeriksa apakah peningkatan produksi berujung pada peningkatan pendapatan penjualan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Pertanyaan yang ingin diperiksa\"\u003eApakah kemampuan menanggung utang meningkat?\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator yang perlu dilihat bersama\"\u003eArus kas operasi, biaya bunga\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Alasan perlu dibedakan\"\u003eMemeriksa kemampuan membayar setelah pendapatan penjualan dikurangi biaya\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Pertanyaan yang ingin diperiksa\"\u003eApakah kemampuan belanja rumah tangga pulih?\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Indikator yang perlu dilihat bersama\"\u003ePendapatan, ketenagakerjaan, konsumsi\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Alasan perlu dibedakan\"\u003eMemeriksa aliran uang untuk kebutuhan hidup selain harga aset\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\n\u003c/table\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cp\u003ePembedaan ini membantu memahami perdebatan japanifikasi. Meski pertumbuhan positif, beban keuangan sebagian perusahaan dapat meningkat. Sebaliknya, penurunan harga akibat peningkatan produktivitas memiliki penyebab yang berbeda dari runtuhnya permintaan. Pergerakan harga, produksi, dan pendapatan perlu ditafsirkan bersama.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#apa-dampaknya-terhadap-ekonomi-korea-selatan\" class=\"anchor\" id=\"apa-dampaknya-terhadap-ekonomi-korea-selatan\"\u003e\u003c/a\u003eApa dampaknya terhadap ekonomi Korea Selatan?\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eDampaknya diteruskan ke Korea Selatan melalui permintaan impor Tiongkok dan persaingan di pasar luar negeri. Uraian di bawah merupakan jalur dampak berdasarkan struktur ekonomi yang telah terkonfirmasi. Ini bukan hasil prediksi pasti atas kinerja setiap industri.\u003c/p\u003e\n\u003cdiv class=\"overflow-x-auto\"\u003e\u003ctable\u003e\n\u003cthead\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003cth\u003ePerubahan yang terjadi di Tiongkok\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eDampak yang dapat diteruskan ke Korea Selatan\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eKondisi yang perlu diperiksa bersama\u003c/th\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/thead\u003e\n\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan yang terjadi di Tiongkok\"\u003ePelemahan investasi konstruksi dan peralatan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Dampak yang dapat diteruskan ke Korea Selatan\"\u003eKemungkinan penurunan pesanan bahan dan mesin\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Kondisi yang perlu diperiksa bersama\"\u003eRencana investasi dan persediaan pelanggan Tiongkok\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan yang terjadi di Tiongkok\"\u003eMengimbangi lemahnya permintaan domestik dengan ekspor\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Dampak yang dapat diteruskan ke Korea Selatan\"\u003eKemungkinan persaingan harga makin ketat di pasar negara ketiga\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Kondisi yang perlu diperiksa bersama\"\u003eTingkat kesamaan produk dan hambatan perdagangan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan yang terjadi di Tiongkok\"\u003ePenurunan harga produk Tiongkok\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Dampak yang dapat diteruskan ke Korea Selatan\"\u003eKemungkinan penurunan biaya pengadaan bagi importir dalam negeri\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Kondisi yang perlu diperiksa bersama\"\u003eNilai tukar, biaya pengiriman, dan tarif\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Perubahan yang terjadi di Tiongkok\"\u003ePeningkatan tingkat swasembada Tiongkok\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Dampak yang dapat diteruskan ke Korea Selatan\"\u003eKemungkinan impor produk Korea Selatan meningkat lebih sedikit meski ekonomi pulih\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Kondisi yang perlu diperiksa bersama\"\u003ePerluasan produksi lokal dan diferensiasi produk Korea Selatan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\n\u003c/table\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cp\u003eLaporan bisnis LG Chem tahun 2025 menyebutkan peningkatan tingkat swasembada di Tiongkok. Perusahaan juga memperkirakan persaingan produk petrokimia komoditas akan makin ketat. Perlambatan ekonomi Tiongkok dan penurunan pangsa pasar produk Korea Selatan merupakan dua hal yang perlu dibedakan.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003ePenurunan harga produk Tiongkok dapat mengurangi biaya bagi konsumen Korea Selatan. Bagi perusahaan dalam negeri yang membuat produk serupa, hal ini dapat membebani profitabilitas. Hal ini juga tidak otomatis menentukan arah nilai tukar won dan suku bunga Korea Selatan.\u003c/p\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#kesalahan-umum-dalam-perdebatan-japanifikasi\" class=\"anchor\" id=\"kesalahan-umum-dalam-perdebatan-japanifikasi\"\u003e\u003c/a\u003eKesalahan umum dalam perdebatan japanifikasi\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eKesalahan umum dalam perdebatan japanifikasi adalah menjadikan satu indikator sebagai kesimpulan tentang seluruh perekonomian. Kesamaan Tiongkok dan Jepang berguna untuk memahami risiko. Agar perbandingan tetap bermakna, perbedaan dan perubahan terbaru juga harus diperhatikan.\u003c/p\u003e\n\u003cul\u003e\n\u003cli\u003eMenilai deflasi hanya berdasarkan menu berharga murah merupakan kesalahan. Persaingan harga pada produk tertentu berbeda dari penurunan harga secara keseluruhan yang berkelanjutan.\u003c/li\u003e\n\u003cli\u003eMenyamakan penurunan harga rumah dengan penurunan harga konsumen merupakan kesalahan. Harga aset perlu dibedakan dari harga barang konsumsi dan jasa.\u003c/li\u003e\n\u003cli\u003eMembaca perlambatan pertumbuhan pinjaman sebagai penurunan saldo pinjaman merupakan kesalahan. Jika pertumbuhannya positif, saldo pinjaman meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.\u003c/li\u003e\n\u003cli\u003eMenganggap penurunan jumlah penduduk Jepang sudah dimulai sejak awal 1990-an merupakan kesalahan. Dalam data Kantor Kabinet Jepang, jumlah penduduk mencapai puncak pada 2008.\u003c/li\u003e\n\u003cli\u003eMenerima proyeksi pertumbuhan rendah sebagai masa depan yang pasti merupakan kesalahan. Proyeksi berubah mengikuti kebijakan, produktivitas, dan kondisi eksternal.\u003c/li\u003e\n\u003c/ul\u003e\n\u003ch2\u003e\n\u003ca href=\"#tanda-tanda-berkurangnya-risiko-stagnasi-jangka-panjang\" class=\"anchor\" id=\"tanda-tanda-berkurangnya-risiko-stagnasi-jangka-panjang\"\u003e\u003c/a\u003eTanda-tanda berkurangnya risiko stagnasi jangka panjang\u003c/h2\u003e\n\u003cp\u003eKunci meredanya risiko adalah pulihnya landasan bagi rumah tangga dan perusahaan untuk meningkatkan pengeluaran. Penurunan suku bunga saja tidak menciptakan landasan tersebut. Penanganan kerugian properti dan perbaikan prospek pendapatan perlu dilihat bersama.\u003c/p\u003e\n\u003cp\u003eKonsultasi tahunan IMF dengan Tiongkok tahun 2025 membahas masalah rumah yang telah dijual sebelum selesai dibangun tetapi belum rampung. Laporan tersebut juga merekomendasikan penguatan jaminan sosial. Pendekatan ini bertujuan mengurangi tabungan berlebihan untuk mengantisipasi ketidakpastian.\u003c/p\u003e\n\u003cdiv class=\"overflow-x-auto\"\u003e\u003ctable\u003e\n\u003cthead\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003cth\u003eBidang yang diperiksa\u003c/th\u003e\n\u003cth\u003eTanda untuk menilai pemulihan\u003c/th\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/thead\u003e\n\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Bidang yang diperiksa\"\u003ePasar perumahan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tanda untuk menilai pemulihan\"\u003eKemajuan penyerahan rumah yang belum rampung dan stabilitas transaksi\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Bidang yang diperiksa\"\u003eRumah tangga\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tanda untuk menilai pemulihan\"\u003ePemulihan konsumsi yang disertai perbaikan pendapatan dan ketenagakerjaan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Bidang yang diperiksa\"\u003ePerusahaan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tanda untuk menilai pemulihan\"\u003ePerbaikan arus kas dan investasi swasta seiring peningkatan penjualan\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Bidang yang diperiksa\"\u003ePemerintah daerah\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tanda untuk menilai pemulihan\"\u003ePenyelesaian utang yang sulit dipertahankan dan berkurangnya beban fiskal\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\n\u003ctd data-label=\"Bidang yang diperiksa\"\u003eStruktur pertumbuhan\u003c/td\u003e\n\u003ctd data-label=\"Tanda untuk menilai pemulihan\"\u003eSejauh mana konsumsi domestik menopang pertumbuhan selain ekspor\u003c/td\u003e\n\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\n\u003c/table\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cp\u003eEfek ekspansi fiskal bergantung pada penggunaan dananya. Pengeluaran yang mengurangi kekhawatiran rumah tangga dapat membantu pemulihan konsumsi. Investasi tambahan pada sektor yang kekurangan permintaan dapat memperbesar kelebihan pasokan.\u003c/p\u003e\n","tags":["kebijakan moneter","harga","Ekonomi dunia","Pasar perumahan","Pinjaman"],"faqs":[{"question":"Apa yang dimaksud dengan Japanisasi Tiongkok?","answer":"Istilah ini merujuk pada risiko bahwa penyesuaian sektor properti dan beban utang akan membatasi konsumsi dan investasi dalam waktu lama. Ini merupakan ungkapan analitis bahwa pertumbuhan ekonomi rendah dan tingkat harga rendah dapat berlanjut. Ini tidak berarti bahwa stagnasi dengan durasi yang sama seperti di Jepang sudah pasti terjadi."},{"question":"Apakah Tiongkok saat ini mengalami deflasi?","answer":"Pada Januari hingga September 2026, harga konsumen naik 0.9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, harga produsen juga naik 2.3%. Angka-angka ini tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa perekonomian Tiongkok secara keseluruhan mengalami penurunan harga yang berkelanjutan."},{"question":"Sejak kapan jumlah penduduk Tiongkok dan Jepang mulai menurun?","answer":"Biro Statistik Nasional Tiongkok mengumumkan bahwa jumlah penduduk pada akhir 2022 menurun dibandingkan akhir tahun sebelumnya. Menurut data Kantor Kabinet Jepang, jumlah penduduk total Jepang mencapai puncaknya pada 2008. Penurunan jumlah penduduk total Jepang terjadi pada waktu yang berbeda dari pecahnya gelembung ekonomi pada awal 1990-an."},{"question":"Mengapa konsumsi menurun dalam resesi neraca?","answer":"Karena utang tetap ada meskipun harga aset turun. Rumah tangga dan perusahaan dapat memprioritaskan pembayaran utang daripada pengeluaran untuk memulihkan kondisi keuangan mereka. Jika perilaku ini meluas, permintaan dalam perekonomian secara keseluruhan akan melemah."},{"question":"Apakah penurunan suku bunga dapat mengatasi kelesuan sektor properti?","answer":"Penurunan suku bunga membantu mengurangi beban bunga. Namun, jika prospek pendapatan atau harga rumah tidak pasti, pinjaman baru mungkin tidak bertambah. Penanganan kerugian dan pemulihan kondisi keuangan para pelaku ekonomi juga diperlukan secara bersamaan."},{"question":"Angka pertumbuhan kredit dalam yuan di Tiongkok sebesar 4.8% berasal dari periode kapan?","answer":"Angka tersebut merupakan tingkat pertumbuhan saldo kredit dalam yuan pada akhir September 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini tidak berarti bahwa saldo kredit menurun. Arus kredit rumah tangga dan perusahaan perlu diperiksa secara terpisah."},{"question":"Apakah perusahaan dapat mengalami kesulitan meskipun PDB riil meningkat?","answer":"Bisa. Meskipun volume produksi meningkat, pertumbuhan pendapatan penjualan dapat terbatas jika harga jual per unit turun. Kemampuan membayar utang perlu dinilai dengan mempertimbangkan arus kas aktual dan biaya bunga secara bersamaan."},{"question":"Apakah imbal hasil obligasi pemerintah Tiongkok yang lebih rendah daripada Jepang memastikan terjadinya stagnasi berkepanjangan?","answer":"Tidak. Selain ekspektasi pertumbuhan dan harga, suku bunga jangka panjang juga mencerminkan kebijakan moneter dan permintaan obligasi. Perbandingan antarnegara memerlukan angka pada tanggal dan dengan tenor yang sama."},{"question":"Apa dampak perlambatan ekonomi Tiongkok terhadap Korea Selatan?","answer":"Jika permintaan impor Tiongkok menurun, pesanan yang diterima perusahaan eksportir Korea Selatan dapat berkurang. Peningkatan penjualan ke luar negeri oleh perusahaan Tiongkok berpotensi memperketat persaingan harga. Sebaliknya, bagi sebagian importir, hal ini dapat menjadi faktor penurunan biaya pengadaan."},{"question":"Jika ekonomi Tiongkok pulih, apakah ekspor Korea Selatan juga akan meningkat seperti dulu?","answer":"Peningkatan itu tidak terjadi secara otomatis. Jika semakin banyak produk diproduksi sendiri oleh Tiongkok, pemulihan permintaan impor dapat terbatas. Permintaan domestik Tiongkok dan pangsa pasar produk Korea Selatan perlu dibedakan."},{"question":"Apa saja tanda bahwa risiko Japanisasi Tiongkok menurun?","answer":"Stabilnya pasar perumahan dan pulihnya pendapatan rumah tangga merupakan tanda utama. Perbaikan investasi swasta yang didasarkan pada arus kas perusahaan juga perlu dipastikan. Sulit menilai pemulihan hanya berdasarkan peningkatan total kredit."}],"sources":[{"url":"https://www.stats.gov.cn/english/PressRelease/202610/t20261019_1965619.html","title":"Biro Statistik Nasional Tiongkok, rilis perekonomian nasional kuartal 1~3 tahun 2026, 19 Oktober 2026","type":"data_point"},{"url":"https://jrj.sh.gov.cn/SCGK194/20261015/24a15f78c09947de9eb58a48c2fdb451.html","title":"Bank Rakyat Tiongkok, statistik keuangan kuartal 1~3 tahun 2026, diterbitkan ulang oleh otoritas keuangan Kota Shanghai","type":"data_point"},{"url":"https://www.stats.gov.cn/english/PressRelease/202602/t20260228_1962661.html","title":"Biro Statistik Nasional Tiongkok, komunike statistik perekonomian nasional dan pembangunan sosial tahun 2025","type":"data_point"},{"url":"https://www.stats.gov.cn/english/PressRelease/202302/t20230227_1918979.html","title":"Biro Statistik Nasional Tiongkok, komunike statistik perekonomian nasional dan pembangunan sosial tahun 2022","type":"data_point"},{"url":"https://www.gender.go.jp/about_danjo/whitepaper/r07/zentai/html/honpen/b1_s00_01.html","title":"Kantor Kabinet Jepang, struktur penduduk dan migrasi penduduk dalam Buku Putih Kesetaraan Gender tahun 2025","type":"data_point"},{"url":"https://www.boj.or.jp/en/about/press/koen_2019/ko190723a.htm","title":"Bank Jepang, Overcoming Deflation: Japan’s Experience and Challenges Ahead, 23 Juli 2019","type":"source"},{"url":"https://www.bis.org/publications/japans-growth-and-deflation-two-lost-decades","title":"Bank Penyelesaian Internasional, Japan’s growth and deflation: two lost decades?","type":"source"},{"url":"https://www.tresor.economie.gouv.fr/Articles/98c127ff-e329-4d31-b622-12119f1618b7/files/5f2dc108-041d-4ecb-b611-f6d515eb84fb","title":"Direktorat Jenderal Perbendaharaan Prancis, Japanification: a Risk for China’s Economy?, November 2024","type":"source"},{"url":"https://www.imf.org/en/news/articles/2026/02/18/pr-26053-china-imf-executive-board-concludes-2025-article-iv-consultation","title":"IMF, penilaian Dewan Eksekutif atas konsultasi tahunan Tiongkok 2025, 18 Februari 2026","type":"source"},{"url":"https://www.imf.org/en/publications/cr/issues/2026/02/17/peoples-republic-of-china-2025-article-iv-consultation-press-release-staff-report-and-574028","title":"IMF, laporan konsultasi tahunan Tiongkok 2025, Country Report No. 2026/044","type":"source"},{"url":"https://www.investing.com/news/economy-news/analysischinas-bond-market-sees-more-economic-pain-ahead-3770633","title":"Reuters, China’s bond market sees more economic pain ahead, 13 Desember 2024","type":"source"},{"url":"https://www.lgchem.com/upload/file/sales-report/2025.pdf","title":"LG Chem, kondisi pasar petrokimia dalam laporan tahunan 2025","type":"source"}],"images":[{"id":2307,"url":"https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/proxy/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6MzU0NzIsInB1ciI6ImJsb2JfaWQifX0=--47656c38271d3139bffb1992c7fb50042bf6804c/ai-1bf40610.webp","is_representative":true,"generation_method":"ai_photo","license":"ai_generated","mime_type":"image/webp","width":1536,"height":1024,"translations":{"ko":{"alt":"미완공 아파트가 늘어선 중국 건설 현장에서 흰 안전모와 파란 작업복을 입은 노동자가 창틀 옆을 걷고 있다.","caption":"중국의 부동산 조정은 소비와 투자를 장기간 제약할 위험이 있습니다.","description":null},"en":{"alt":"A worker in a white hard hat walks past stored window frames at an unfinished housing site in China.","caption":"China’s property downturn risks constraining consumption and investment for a prolonged period.","description":null},"ja":{"alt":"中国の未完成の集合住宅建設現場で、白いヘルメットと青い作業着の労働者が窓枠の横を歩いている。","caption":"中国の不動産調整は、消費と投資を長期にわたり抑制する恐れがあります。","description":null},"es":{"alt":"Un obrero con casco blanco pasa junto a marcos de ventanas en una obra de viviendas sin terminar en China.","caption":"El ajuste inmobiliario en China amenaza con limitar el consumo y la inversión durante un periodo prolongado.","description":null},"id":{"alt":"Pekerja berhelm putih berjalan melewati kusen jendela di proyek hunian yang belum rampung di China.","caption":"Koreksi sektor properti China berisiko menekan konsumsi dan investasi dalam jangka panjang.","description":null},"pt":{"alt":"Um operário de capacete branco passa por caixilhos de janelas em uma obra residencial inacabada na China.","caption":"O ajuste imobiliário na China pode restringir o consumo e o investimento por um período prolongado.","description":null},"zh-hant":{"alt":"中國一處尚未完工的住宅工地上，一名戴白色安全帽、穿藍色工作服的工人走過堆放的窗框。","caption":"中國房地產調整可能長期抑制消費與投資。","description":null},"de":{"alt":"Ein Arbeiter mit weißem Helm geht an Fensterrahmen auf einer unfertigen Wohnbaustelle in China vorbei.","caption":"Chinas Immobilienkrise droht Konsum und Investitionen langfristig zu bremsen.","description":null}}},{"id":2308,"url":"https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/proxy/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6MzU0NzgsInB1ciI6ImJsb2JfaWQifX0=--23dc9295d172ff1e7a3421c1ca66da658ec50db3/ai-8e1e51c3.webp","is_representative":false,"generation_method":"ai_semi","license":"ai_generated","mime_type":"image/webp","width":1536,"height":1024,"translations":{"ko":{"alt":"나무 포장 상자가 놓인 공장에서 여성 작업자가 산업용 펌프의 보호 덮개를 점검하고 있다.","caption":"중국의 수입 수요 약화는 한국 제조업에 부담으로 이어질 수 있습니다.","description":null},"en":{"alt":"A woman checks an industrial pump’s protective cover in a factory surrounded by wooden shipping crates.","caption":"Weaker Chinese import demand could put pressure on South Korean manufacturing.","description":null},"ja":{"alt":"木製の梱包箱が並ぶ工場で、女性作業員が産業用ポンプの保護カバーを点検している。","caption":"中国の輸入需要の弱まりは、韓国の製造業に重荷となる可能性があります。","description":null},"es":{"alt":"Una trabajadora revisa la cubierta protectora de una bomba industrial entre cajas de madera en una fábrica.","caption":"La menor demanda de importaciones de China podría presionar a la industria surcoreana.","description":null},"id":{"alt":"Pekerja perempuan memeriksa penutup pelindung pompa industri di pabrik yang dipenuhi peti kayu.","caption":"Pelemahan permintaan impor Tiongkok dapat membebani industri manufaktur Korea Selatan.","description":null},"pt":{"alt":"Uma trabalhadora verifica a proteção de uma bomba industrial em uma fábrica com caixotes de madeira.","caption":"A menor demanda chinesa por importações pode pressionar a indústria sul-coreana.","description":null},"zh-hant":{"alt":"一名女工在擺放木製包裝箱的工廠內，檢查工業泵浦的防護罩。","caption":"中國進口需求減弱，可能為韓國製造業帶來壓力。","description":null},"de":{"alt":"Eine Arbeiterin prüft die Schutzabdeckung einer Industriepumpe in einer Fabrik zwischen Holzkisten.","caption":"Chinas schwächere Importnachfrage könnte die südkoreanische Industrie belasten.","description":null}}}],"published_at":"2026-10-31T14:47:47+09:00","updated_at":"2026-10-31T14:47:47+09:00","license":"cc_by","translation_status":"reviewed","available_locales":["ko","en","ja","es"],"data_locales":["ko","en","ja","es","id","pt","zh-hant","de"],"url":"https://injoys.com/en/articles/china-economy-japanification-comparison-korea-impact"}