---
title: "Rencana Pembelian Emas Fisik Bank of Korea Setelah 13 Tahun dan Metode Pengadaan Domestik"
locale: id
category: report
category_name: "Laporan"
translation_status: reviewed
license: cc_by
author: "injoys"
source_url: https://injoys.com/en/articles/bank-of-korea-domestic-physical-gold-purchase-plan
published_at: 2026-08-12T00:31:49+09:00
---

# Rencana Pembelian Emas Fisik Bank of Korea Setelah 13 Tahun dan Metode Pengadaan Domestik

> Bank of Korea sedang menyiapkan sistem pengadaan domestik untuk melanjutkan pembelian emas fisik yang dihentikan sejak 2013. Pembelian di luar bursa dalam won atas volume yang dijadwalkan untuk diekspor oleh perusahaan pemurnian domestik dapat mengurangi dampak langsung terhadap likuiditas dolar dan harga emas di bursa, tetapi volume dan waktu pembelian sebenarnya dapat berubah sesuai kondisi pasar.

## Key Points

- Cadangan emas Bank of Korea tetap sebesar 104,4 ton sejak 2013.
- Rancangan pengadaan baru dilakukan dengan membeli dalam won emas produksi perusahaan pemurnian domestik yang dijadwalkan untuk diekspor ke luar negeri.
- Transaksi blok hasil negosiasi di luar bursa mengurangi kemunculan langsung pesanan Bank of Korea dalam kuotasi di bursa yang diikuti investor umum.
- Penyimpanan domestik dapat mengurangi risiko konsentrasi pada lokasi penyimpanan di luar negeri, tetapi biaya penyimpanan, verifikasi, dan pengelolaan likuiditas juga perlu dipertimbangkan.
- Pembelian ETF emas dan emas fisik berbeda dalam hal eksposur harga, kepemilikan hukum, metode penyimpanan, dan klasifikasi sebagai cadangan devisa.

Bank of Korea kembali mendorong pembelian emas fisik setelah 13 tahun sejak 2013. Intinya, berbeda dengan cara sebelumnya yang membeli emas dengan dolar di pasar emas internasional, jalur pengadaan baru akan dibentuk untuk mengambil alih dengan won emas yang diproduksi oleh perusahaan pemurnian domestik dan semula akan diekspor.

Namun, ungkapan “pembelian setelah 13 tahun” perlu dipahami sebagai arah kebijakan dan pembangunan sistem pengadaan. Besaran kontrak dan waktu pembelian secara konkret dapat ditentukan berdasarkan harga emas, rencana pengelolaan cadangan devisa, likuiditas pasar, serta pembahasan dengan pemasok.

## Berapa banyak emas yang dimiliki Bank of Korea

Bank of Korea membeli tambahan emas sebanyak total 90 ton dari 2011 hingga 2013, lalu mempertahankan kepemilikannya pada 104,4 ton. Peringkat kepemilikan emas menurut negara dan proporsi emas dalam cadangan devisa berbeda-beda tergantung tanggal acuan, harga emas, dan metode penghitungan, sehingga peringkat atau proporsi tertentu tidak boleh ditafsirkan sebagai angka tetap.

Secara khusus, dua angka berikut harus dibedakan.

- **Kepemilikan berdasarkan berat:** Berat fisik emas yang dimiliki Bank of Korea, dan angka 104,4 ton termasuk dalam kategori ini.
- **Proporsi berdasarkan nilai:** Persentase emas dalam nilai pasar keseluruhan cadangan devisa. Jika harga emas internasional dan nilai tukar naik, proporsinya dapat meningkat meskipun tidak ada pembelian tambahan.

Nilai buku emas, nilai pasar, dan standar penghitungan lembaga perbandingan internasional juga dapat berbeda satu sama lain. Karena itu, pertanyaan “berapa persen proporsi emas” harus disertai waktu penghitungan dan standar penilaiannya.

## Alasan Bank of Korea ingin kembali menambah emas

### Diversifikasi aset cadangan devisa

Cadangan devisa tidak dikelola dengan berkonsentrasi hanya pada mata uang atau obligasi tertentu, melainkan dengan mempertimbangkan likuiditas, keamanan, dan imbal hasil. Emas memiliki karakteristik sebagai aset yang tidak secara langsung bergantung pada janji pembayaran negara tertentu, sehingga dapat melengkapi portofolio yang berfokus pada mata uang dan obligasi pemerintah.

### Menghadapi risiko geopolitik dan sanksi

Jika terjadi konflik antarnegara, sanksi keuangan, atau gangguan jaringan pembayaran, pemindahan atau pelepasan aset yang disimpan di lembaga keuangan luar negeri dapat dibatasi. Emas yang dapat dimiliki dan dikendalikan langsung oleh bank sentral merupakan salah satu sarana untuk menghadapi situasi ekstrem tersebut.

Namun, aksesibilitas dan risiko hukum emas juga berbeda-beda tergantung lokasi dan bentuk penyimpanannya. Mendistribusikan sebagian emas yang disimpan di luar negeri ke infrastruktur domestik tidak menghilangkan seluruh risiko, tetapi dapat mengurangi konsentrasi pada tempat penyimpanan luar negeri tertentu.

### Peningkatan permintaan emas dari bank sentral dunia

Belakangan ini, sejumlah bank sentral melakukan pembelian bersih emas untuk mendiversifikasi cadangan devisa dan mengelola risiko geopolitik. Namun, pembelian oleh bank sentral lain tidak secara otomatis menentukan jumlah kepemilikan yang tepat bagi Bank of Korea. Bank of Korea harus meninjau secara bersamaan nilai tukar won, likuiditas valuta asing, kemungkinan penjualan aset, dan tingkat harga emas.

## Struktur pembelian emas domestik dengan won

Rancangan pengadaan yang diajukan melibatkan Bank of Korea, perusahaan pemurnian logam nonferrous domestik, Bursa Korea, dan Korea Securities Depository. Perusahaan pemurnian seperti LS MnM dan Korea Zinc memperoleh emas sebagai produk sampingan dalam proses pemurnian logam nonferrous seperti tembaga dan seng.

“Emas domestik” yang dimaksud di sini tidak selalu berarti emas yang ditambang dari tambang dalam negeri. Emas yang diproduksi dengan memurnikan bijih atau konsentrat impor di fasilitas domestik juga dapat termasuk, sehingga lebih tepat dipahami sebagai **emas yang dimurnikan dan diproduksi di dalam negeri**.

Menurut materi yang disampaikan, produksi emas tahunan perusahaan pemurnian domestik sekitar 40~45 ton, dan sekitar 4~5 ton di antaranya yang tidak dikonsumsi di dalam negeri serta dijadwalkan untuk diekspor menjadi sasaran awal pembahasan. Ini tidak berarti Bank of Korea akan membeli seluruh produksi tahunan.

| Kategori | Pengadaan internasional yang ada | Rancangan pengadaan domestik |
|---|---|---|
| Mitra utama | Pasar emas luar negeri atau lembaga keuangan internasional | Perusahaan pemurnian domestik dan lainnya |
| Mata uang pembayaran | Terutama dolar AS | Won |
| Volume sasaran | Emas yang diperdagangkan di pasar internasional | Volume milik perusahaan pemurnian domestik yang dijadwalkan untuk diekspor |
| Metode transaksi | Jual beli di pasar internasional | Transaksi blok di luar bursa yang dinegosiasikan sebelumnya |
| Wilayah penyimpanan yang memungkinkan | Terutama infrastruktur penyimpanan luar negeri | Dapat memanfaatkan infrastruktur penyimpanan dan penitipan domestik |
| Keunggulan utama | Pasar besar dan likuiditas tinggi | Mengurangi beban pasar valuta asing dan risiko konsentrasi penyimpanan di luar negeri |
| Kendala utama | Penggunaan likuiditas dolar | Keterbatasan pasokan domestik, sertifikasi kualitas, dan sistem penyimpanan |

## Prinsip pembelian dengan won dalam mengurangi beban pasar valuta asing

Untuk membeli emas di pasar internasional, Bank of Korea umumnya harus membayar dengan valuta asing seperti dolar. Jika skala pembelian besar atau pasar valuta asing sedang tidak stabil, hal ini dapat membebani pengelolaan likuiditas valuta asing.

Sebaliknya, pembayaran dalam won kepada produsen domestik memungkinkan Bank of Korea memperoleh aset emas tanpa segera melepas aset dolar yang sudah dimiliki. Khususnya, jika volume yang dijadwalkan untuk diekspor diambil alih di dalam negeri, kebutuhan untuk secara terpisah memperoleh dolar guna membeli emas di pasar won-dolar dalam bursa akan berkurang.

Namun, pembelian dengan won tidak menghilangkan biaya ekonomi. Produsen melepaskan valuta asing yang semestinya dapat diperoleh dari ekspor emas dan sebagai gantinya menerima won, sedangkan Bank of Korea harus membayar nilai yang mencerminkan harga emas internasional dan nilai tukar. Dari perspektif negara secara keseluruhan, terdapat pula biaya peluang karena pendapatan ekspor dari emas tersebut tidak terealisasi.

## Cara kerja transaksi blok hasil negosiasi di luar bursa

Jika Bank of Korea mengajukan pesanan beli dalam jumlah besar melalui buku pesanan di bursa seperti investor biasa, harga penawaran dapat naik dengan cepat dan memicu aksi beli lanjutan. Untuk mengurangi hal ini, dapat digunakan skema transaksi di luar bursa setelah harga, jumlah, dan tanggal penyelesaian dinegosiasikan terlebih dahulu dengan produsen.

Prosedur umumnya dapat dijelaskan sebagai berikut.

1. Produsen domestik mengajukan volume yang dijadwalkan untuk diekspor dan waktu transaksi yang diinginkan.
2. Bank of Korea meninjau rencana pengelolaan cadangan devisa serta harga emas domestik dan internasional.
3. Kedua pihak membahas jumlah, formula harga, standar kualitas, dan ketentuan penyelesaian.
4. Transaksi diselesaikan setelah melalui pemeriksaan kelayakan dan prosedur pengalihan kepemilikan.
5. Emas dialokasikan ke infrastruktur penyimpanan dan penitipan domestik yang telah ditentukan.

Transaksi di luar bursa mengurangi paparan langsung pesanan terhadap harga penawaran di bursa, tetapi tidak sepenuhnya mencegah kemungkinan kenaikan harga emas domestik. Jika peningkatan permintaan bank sentral diketahui, ekspektasi pasar dapat berubah, dan bahkan volume yang semula akan diekspor dapat memengaruhi prospek struktur pasokan di masa mendatang.

## Alasan memprioritaskan pembelian volume yang dijadwalkan untuk diekspor

Jika Bank of Korea menyerap dalam jumlah besar volume yang beredar di dalam negeri dan digunakan oleh investor biasa atau perusahaan perhiasan, kekurangan pasokan dan distorsi harga dapat terjadi. Sebaliknya, mengambil alih volume yang sejak awal akan diekspor ke luar negeri memberikan dampak yang relatif lebih kecil dalam mengurangi pasokan pasar ritel domestik yang sudah ada.

Prinsip ini memiliki tiga tujuan.

- Melindungi volume yang beredar di pasar spot emas domestik.
- Membatasi dampak langsung pesanan beli Bank of Korea terhadap harga di bursa.
- Menyediakan mitra transaksi dalam jumlah besar yang stabil bagi perusahaan pemurnian domestik.

Namun, standar penentuan status “dijadwalkan untuk diekspor”, kewajaran harga pembelian, dan dampak sebenarnya terhadap pasokan domestik harus diperiksa ketika sistem transaksi dirumuskan secara konkret.

## Keunggulan penyimpanan domestik dan tugas pengelolaannya

Sebagian besar emas fisik milik Bank of Korea diketahui selama ini disimpan melalui infrastruktur luar negeri. Meningkatkan proporsi penyimpanan domestik dapat membantu menghadapi risiko seperti penghentian operasi tempat penyimpanan luar negeri, pembatasan pemindahan aset, atau sanksi antarnegara.

Sebaliknya, penyimpanan domestik memerlukan persyaratan berikut.

- Verifikasi kemurnian dan spesifikasi yang diakui di pasar internasional
- Pengelolaan catatan untuk setiap batang emas, termasuk nomor seri dan berat
- Pemeriksaan fisik independen dan audit berkala
- Sistem keamanan dan asuransi untuk menghadapi pencurian, kebakaran, dan bencana
- Prosedur pengangkutan dan sertifikasi ulang yang diperlukan saat dijual di pasar internasional pada masa mendatang

Keberadaan emas di dalam negeri saja tidak menjamin likuiditas. Agar dapat segera digunakan sebagai jaminan atau dijual di pasar internasional saat terjadi krisis, diperlukan spesifikasi batang emas yang sesuai dengan standar internasional dan catatan kepemilikan yang jelas.

## Emas fisik dan ETF emas bukanlah aset yang sama

Informasi bahwa Bank of Korea membeli ETF emas dalam jumlah kecil harus dibedakan dari pengadaan emas fisik. Kedua aset sama-sama dipengaruhi oleh harga emas, tetapi memiliki karakteristik hukum dan akuntansi yang berbeda.

| Item | Emas fisik | ETF emas |
|---|---|---|
| Objek kepemilikan | Batang emas atau hak langsung atas rekening emas | Unit dana atau sekuritas |
| Risiko pihak lawan | Ada, tergantung lembaga penyimpanan dan struktur penyelesaian | Ada, tergantung pengelola, kustodian, dan struktur pasar |
| Penyimpanan | Memerlukan brankas dan pengelolaan fisik | Investor tidak menyimpan langsung batang emas |
| Kemudahan transaksi | Dapat memerlukan pengangkutan, pemeriksaan, dan penyelesaian | Dapat diperdagangkan relatif cepat di pasar |
| Biaya | Biaya penyimpanan, asuransi, dan pemeriksaan | Biaya pengelolaan dan biaya transaksi |
| Klasifikasi cadangan devisa | Dapat diklasifikasikan sebagai emas moneter jika memenuhi persyaratan | Umumnya tidak diperlakukan sama seperti emas moneter fisik |

Dalam standar neraca pembayaran Dana Moneter Internasional, “emas moneter” berarti emas yang dimiliki otoritas moneter dan disimpan sebagai aset cadangan. Unit ETF yang mengikuti harga emas memberikan eksposur harga, tetapi bukan aset yang sama dengan emas moneter fisik.

## Indikator utama yang perlu diperiksa ke depan

Untuk mengevaluasi kebijakan perluasan kepemilikan emas Bank of Korea, data operasional aktual harus diperiksa, bukan sekadar judul pengumuman.

- Jumlah pembelian emas fisik tahunan dan total kepemilikan kumulatif
- Harga pembelian rata-rata dan standar penetapan harga
- Perubahan jumlah yang disimpan di dalam negeri dan di luar negeri
- Proporsi nilai pasar emas dalam keseluruhan cadangan devisa
- Selisih harga emas di dalam dan di luar bursa serta perubahan volume yang beredar di dalam negeri
- Sertifikasi kualitas, biaya penyimpanan, dan biaya asuransi
- Ketentuan penghentian atau penundaan pembelian

Arti penting rancangan ini bukan sekadar membeli lebih banyak emas. Intinya adalah menciptakan jalur baru pengelolaan cadangan devisa dengan memperoleh emas yang diproduksi di dalam negeri menggunakan won tanpa segera melepas aset dolar, sekaligus mendiversifikasi lokasi penyimpanan dan jenis aset. Namun, pembelian di luar bursa juga tidak sepenuhnya menghilangkan dampak terhadap harga dan pasokan, sehingga pengungkapan transparan setelah transaksi mengenai skala transaksi dan formula harga menjadi penting.

## FAQ

### Berapa banyak emas yang saat ini dimiliki Bank of Korea?
Kepemilikan emas fisik Bank of Korea diketahui sebesar 104,4 ton. Dari jumlah tersebut, 90 ton merupakan volume yang dibeli sebagai tambahan dari tahun 2011 hingga 2013, dan setelah itu jumlah kepemilikannya dipertahankan dalam jangka waktu yang lama.

### Apakah pembelian emas pertama dalam 13 tahun berarti kontraknya sudah selesai?
Belum tentu. Pembangunan sistem pengadaan dan penetapan arah pembelian jangka menengah hingga panjang harus dibedakan dari penandatanganan transaksi individual. Volume dan waktunya dapat berbeda-beda tergantung pada harga emas, rencana pengelolaan cadangan devisa, serta hasil perundingan dengan perusahaan.

### Mengapa Bank of Korea ingin membeli emas dengan won, bukan dolar?
Jika produsen domestik dibayar dengan won, kebutuhan untuk memperoleh dolar secara terpisah guna membeli emas di pasar internasional atau segera menjual aset dolar yang ada akan berkurang. Hal ini dapat membantu meringankan beban likuiditas valuta asing ketika pasar valuta asing tidak stabil.

### Apakah semua emas yang diproduksi perusahaan pemurnian domestik ditambang di dalam negeri?
Tidak. Perusahaan pemurnian domestik juga dapat memperoleh kembali emas sebagai produk sampingan dalam proses memurnikan bijih atau konsentrat impor. Oleh karena itu, ungkapan ‘emas yang dimurnikan dan diproduksi di dalam negeri’ lebih tepat daripada ‘emas produksi dalam negeri’.

### Berapa banyak emas domestik yang dapat dibeli Bank of Korea setiap tahun?
Dalam data yang disajikan, perusahaan pemurnian domestik memproduksi sekitar 40–45 ton per tahun, dan sekitar 4–5 ton di antaranya, yang tidak dikonsumsi di dalam negeri dan direncanakan untuk diekspor, dijelaskan sebagai sasaran prioritas perundingan. Volume pembelian aktual mungkin lebih sedikit dari itu dan dapat berubah setiap tahun.

### Apa yang dimaksud dengan transaksi blok hasil negosiasi di luar bursa?
Ini adalah metode transaksi dalam jumlah besar, dengan pembeli dan penjual terlebih dahulu merundingkan persyaratan seperti harga, jumlah, dan tanggal penyelesaian, lalu melaksanakannya secara terpisah dari pesanan reguler di bursa. Cara ini dapat mengurangi kemunculan langsung pesanan Bank of Korea dalam kuotasi harga terbuka.

### Jika transaksi dilakukan di luar bursa, apakah harga emas domestik tidak akan naik?
Dampak langsung terhadap kuotasi harga di bursa dapat dikurangi, tetapi pengaruh terhadap harga tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Jika permintaan baru dari bank sentral mengubah ekspektasi pasar atau memengaruhi prospek pasokan mendatang, transaksi di luar bursa pun dapat menimbulkan dampak tidak langsung terhadap harga.

### Apakah membeli ETF emas sama dengan membeli emas fisik?
Tidak sama. ETF emas adalah sekuritas atau kepemilikan unit dana yang mengikuti harga emas, sedangkan emas fisik adalah hak langsung atas emas batangan atau rekening emas. Metode penyimpanan, risiko pihak lawan, biaya, dan klasifikasi dalam cadangan devisanya berbeda.

### Apakah menyimpan emas di dalam negeri menghilangkan risiko pembekuan aset di luar negeri?
Risiko konsentrasi pada lokasi penyimpanan di luar negeri akan berkurang, tetapi tidak semua risiko akan hilang. Keamanan fasilitas penyimpanan domestik, verifikasi kualitas, tanggap bencana, asuransi, kemungkinan penjualan di pasar internasional, dan catatan kepemilikan juga harus dikelola.

### Mengapa proporsi kepemilikan emas berbeda-beda di setiap data?
Karena harga emas, nilai tukar, jumlah keseluruhan cadangan devisa, tanggal acuan, dan metode penilaiannya berbeda. Meskipun volume kepemilikan berdasarkan berat tidak berubah, proporsinya berdasarkan nilai pasar dapat meningkat jika harga emas naik.

## Sources

- [Bank of Korea](https://www.bok.or.kr/portal/main/main.do)
- [World Gold Council: Gold Reserves by Country](https://www.gold.org/goldhub/data/gold-reserves-by-country)
- [IMF Balance of Payments and International Investment Position Manual, Sixth Edition](https://www.imf.org/external/pubs/ft/bop/2007/bopman6.htm)
- [Korea Exchange](https://www.krx.co.kr/main/main.jsp)
- [Korea Securities Depository](https://www.ksd.or.kr/ko/)

## Images

![Batangan dan koin emas bergerak dari kilang ke brankas, dengan kapal kargo di laut](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/proxy/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6NzA1NywicHVyIjoiYmxvYl9pZCJ9fQ==--9bb10ccca5af730bcdff2746e169ce0cb1a4f0ef/ai-2637fdd8.webp)
![Ilustrasi brankas berisi emas, peta jalur pengadaan, ikon keamanan, dan grafik harga emas](https://injoys.com/rails/active_storage/blobs/proxy/eyJfcmFpbHMiOnsiZGF0YSI6NzA2MywicHVyIjoiYmxvYl9pZCJ9fQ==--aa27dfbbea6fc16dc57de5f1cc505632ad7f7798/ai-39c1bf5f.webp)